Permintaan Mobil Hybrid Toyota Meningkat di Tengah Kenaikan Harga BBM

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatatkan kenaikan permintaan pada lini kendaraan hibrida di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), salah satunya model Veloz Hybrid.

Marketing Director Toyota Astra Motor Bansar Maduma mengatakan, sejak pertama kali diperkenalkan pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Veloz Hybrid telah membukukan surat pemesanan kendaraan (SPK) lebih dari 10.000 unit.

"Sejak diperkenalkan pada November tahun lalu hingga bulan kemarin, SPK Veloz Hybrid sudah lebih dari 10.000 unit. Itu merupakan pencapaian yang baik dan menjadi bentuk kepercayaan konsumen Indonesia terhadap produk kami,” ujar Bansar di Jakarta, Sabtu (16/5/2026).

Sebagai catatan, Pertamina telah melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi sejak 4 Mei 2026. Harga Pertamax Turbo kini berada di level Rp19.900 per liter, Dexlite Rp26.000 per liter, dan Pertamina Dex sebesar Rp27.900 per liter.

Menurut Bansar, kenaikan harga BBM tersebut membuat konsumen mulai mempertimbangkan kendaraan dengan efisiensi bahan bakar yang lebih baik, termasuk mobil hybrid.

“Pastinya kondisi belakangan ini juga berpengaruh, di mana harga BBM naik dan ekonomi sedang menghadapi tantangan. Konsumen sekarang semakin pintar memilih kendaraan yang lebih efisien,” jelasnya.

Baca Juga

  • BYD-Jaecoo Tumbuh Stabil, Toyota Menang Secara Volume April 2026
  • Daftar 10 Merek Mobil Terlaris April 2026: Toyota Teratas, BYD Lampaui Honda
  • Penjualan EV Toyota Melonjak 139% Maret 2026, Model bZ Lampaui Estimasi

Saat ini, Veloz Hybrid telah diproduksi secara lokal di fasilitas PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat sebagai bagian dari penguatan industri otomotif nasional.

Toyota menawarkan empat tipe Veloz Hybrid yang terdiri atas Q TSS, V HEV, Q HEV, dan Q HEV Modellista dengan rentang harga Rp303 juta hingga Rp389 juta on the road (OTR) Jakarta.

“Kami juga melihat tren kenaikan di mobil-mobil hybrid Toyota, bukan hanya Veloz, tetapi juga Zenix dan model hybrid lainnya,” pungkas Bansar.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota masih menjadi pemimpin pasar otomotif nasional dengan capaian wholesales sebanyak 86.270 unit sepanjang Januari-April 2026.

Adapun, lima model dengan kontribusi wholesales terbesar Toyota pada periode tersebut yakni Kijang Innova sebanyak 21.079 unit, Avanza 12.351 unit, Rush 10.946 unit, Calya 10.758 unit, dan Veloz HEV sebanyak 6.134 unit.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Hadapan Prabowo, Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
OIKN Ajak Publik Tetap Optimistis Setelah Putusan MK soal Ibu Kota Negara
• 13 jam lalueranasional.com
thumb
Ananda Mikola Resmi Jadi Direktur Utama MGPA
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Anggota DPRD Jember yang Viral Karena Merokok saat Rapat Stunting Menyesal usai Disidang Gerindra
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Saat PSI-Projo Berebut Narasi Jokowi, Seberapa Kuat “Jokowi Effect” di 2029?
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.