Ankara (ANTARA) - Turki terus melakukan kontak dengan Amerika Serikat terkait pengadaan jet tempur F-35 dan berharap ada hasil positif dari negosiasi tersebut, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu.
“Tuntutan kami terkait F-35 sudah sangat jelas. Rekan-rekan kami terus melakukan pembicaraan dengan mitra mereka dari AS. Kami mengharapkan yang positif,” ujar Erdogan kepada wartawan di dalam pesawat saat kembali dari Kazakhstan.
Ia juga menyoroti kemajuan dalam proyek jet tempur generasi kelima nasional, KAAN. Proyek tersebut terus berkembang setiap hari, dan setelah selesai, “babak baru” akan dimulai bagi Turki dalam industri pertahanan.
Presiden Turki itu mengatakan bahwa KAAN hanyalah langkah pertama, dan Turki berniat menciptakan sistem persenjataan yang lebih modern dan lebih kuat lagi.
Produk sektor pertahanan Turki semakin menarik perhatian dunia, kata Erdogan, seraya menyinggung pameran SAHA Expo 2026 di Istanbul, di mana lebih dari 200 pengembangan baru dipresentasikan dan nilai kesepakatan yang tercapai mencapai 8 miliar dolar AS (sekitar Rp140,8 triliun).
Pameran tersebut dikunjungi lebih dari 150.000 orang, menunjukkan tingkat perkembangan industri pertahanan Turki serta memperkuat ambisi Ankara di bidang tersebut, tambah Erdogan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Iran rencanakan mekanisme baru untuk biaya transit Selat Hormuz
Baca juga: China akan beli pesawat dan mesin pesawat Amerika Serikat
“Tuntutan kami terkait F-35 sudah sangat jelas. Rekan-rekan kami terus melakukan pembicaraan dengan mitra mereka dari AS. Kami mengharapkan yang positif,” ujar Erdogan kepada wartawan di dalam pesawat saat kembali dari Kazakhstan.
Ia juga menyoroti kemajuan dalam proyek jet tempur generasi kelima nasional, KAAN. Proyek tersebut terus berkembang setiap hari, dan setelah selesai, “babak baru” akan dimulai bagi Turki dalam industri pertahanan.
Presiden Turki itu mengatakan bahwa KAAN hanyalah langkah pertama, dan Turki berniat menciptakan sistem persenjataan yang lebih modern dan lebih kuat lagi.
Produk sektor pertahanan Turki semakin menarik perhatian dunia, kata Erdogan, seraya menyinggung pameran SAHA Expo 2026 di Istanbul, di mana lebih dari 200 pengembangan baru dipresentasikan dan nilai kesepakatan yang tercapai mencapai 8 miliar dolar AS (sekitar Rp140,8 triliun).
Pameran tersebut dikunjungi lebih dari 150.000 orang, menunjukkan tingkat perkembangan industri pertahanan Turki serta memperkuat ambisi Ankara di bidang tersebut, tambah Erdogan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Iran rencanakan mekanisme baru untuk biaya transit Selat Hormuz
Baca juga: China akan beli pesawat dan mesin pesawat Amerika Serikat





