Pemprov DKI Pelajari Strategi Cannes Kembangkan Ekonomi Berbasis Event

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mendalami strategi Kota Cannes di Prancis dalam memajukan roda perekonomian lewat penyelenggaraan event internasional. Langkah ini diambil menyusul kesuksesan kota tersebut dalam menjadikan sektor pariwisata dan industri kreatif sebagai penopang utama ekonomi, salah satunya lewat festival film dunia yang menyedot puluhan ribu peserta tiap tahun.

“Ini luar biasa. Cannes bisa menjadi kota yang hidup dari industri event. Bahkan, 40 persen penopang ekonominya berasal dari sektor pariwisata. Ini juga harus dikembangkan di Jakarta,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 17 Mei 2026.
 

Baca Juga :

DKI Jakarta Jajaki Kerja Sama Investasi Film dengan Goldfinch

Rencana adopsi strategi ini merupakan buah dari pertemuan antara Rano Karno beserta delegasi Pemprov DKI Jakarta dengan Wakil Wali Kota Cannes, Thomas Pariente, di Prancis pada Kamis, 14 Mei 2026. Melalui penjajakan ini, Jakarta membidik kerja sama di sektor pembukaan pasar konten serta pelatihan manajemen kegiatan internasional.

Rano optimistis, dengan transfer keahlian tersebut, Jakarta mampu mencetak talenta-talenta lokal yang kompeten untuk bersaing di kancah global.

“Cannes luar biasa. Mereka punya universitas negeri hingga jenjang doktoral yang memungkinkan lulusannya memiliki jejaring dengan event-event internasional. Suatu saat Jakarta juga harus bisa,” tegas Rano.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Cannes Thomas Pariente memaparkan bahwa perhelatan akbar Cannes Film Festival yang digawangi oleh The French Association of the International Film Festival di bawah kepemimpinan Iris Knobloch, membawa dampak masif bagi ekonomi lokal. 


Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Hanya dalam tempo 12 hari pelaksanaan, perputaran uang di sana mampu menembus angka 216 juta euro atau setara Rp4,4 triliun.

Cannes tidak hanya bergantung pada industri sinema lewat Palais des Festivals et des Congrès sebagai venue utama. Sepanjang tahun, kota pesisir ini aktif menggelar agenda internasional lain seperti MIPTV dan MIPCOM untuk industri televisi, festival kapal pesiar, hingga pameran niaga global.

Selain itu, festival musik musim panas yang digelar setiap Juni sukses mendatangkan belasan ribu pelancong dan menyumbang pemasukan hingga 160 juta euro atau setara Rp3,2 triliun, memperkuat pilar pariwisata, media, dan hospitality kota tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GBK Raup Pendapatan Rp812 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah!
• 5 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Tutup Long Weekend Dengan Berburu Diskon di Transmart Full Day Sale
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Efek Kirab Mahkota Binokasih di Bandung Tak Main-Main, Dedi Mulyadi Sampai Ucapkan Permintaan Maaf
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kejuaraan Menembak Piala Wali Kota Surabaya Jadi Ajang Pemetaan Atlet Menuju Porprov 2027
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Puji Kepemimpinan Polri: Kalau Tim Bola, Kontrak Diperpanjang
• 22 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.