Bervakansi ke ”Negara Blok M”

kompas.id
6 jam lalu
Cover Berita

Negara Blok M. Begitulah warga Jakarta menyebut kawasan Blok M yang kini kian populer dan menjadi destinasi warga menghabiskan hari libur mereka. Saking ramainya, antrean di sejumlah stan sudah mengular sejak pagi hari. Hal itu semata dilakukan untuk merasakan berbagai macam kuliner di “Negara Blok M”.

Andreas (22) dan Renjana (21) adalah dua di antara ratusan warga yang mengunjungi Blok M pada libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Mereka berdua sudah berada di Blok M sejak pukul 10.00 WIB untuk berebut antrean dengan pengunjung lain.

“Kita rencana hari ini di Blok M sampai malam sih. Untuk mendapat jajanan yang viral kita harus datang dari pagi, ” ujar Andreas, Sabtu (16/5/2026).

Hingga pukul 15.30 WIB, Andreas dan Renjana sudah mengunjungi sekitar empat stan makanan dan minuman yang ada di Blok M. Banyaknya makanan serta minuman yang tersedia membuat mereka berdua menulis daftar apa saja yang harus dibeli pada hari itu.

“Kalau tidak ditulis suka bingung sendiri nantinya,” kelakar Renjana.

Pengunjung lain, Citra (26) juga telah mengunjungi Blok M dua hari berturut-turut sejak Jumat (15/5/2026). Pegawai swasta di salah satu perusahaan di kawasan Kuningan, Jakarta, ini memilih menghabiskan libur panjangnya di Jakarta. Menurutnya dalam situasi ekonomi yang tidak mudah ini ia memilih untuk berhemat dengan tidak berlibur ke luar kota.

Kawasan Blok M menjadi salah satu pilihan Citra menghabiskan libur panjang karena kemudahan moda transportasi yang tersedia menuju tempat ini. Selain itu, banyaknya pilihan aktivitas juga membuat ia tidak jenuh.

“Blok M ini kawasan yang ramah pejalan kaki sebetulnya. Walaupun masih banyak parkir liar atau mobil dan sepeda motor yang melintas, tapi masih oke lah. Banyak juga titik-titik yang bisa jadi tempat nongkrong,” kata Citra.

Pantauan Kompas pada pukul 16.30 WIB, sejumlah titik di Blok M mulai ramai pengunjung. Para pejalan kaki saling berkelindan dengan sepeda motor dan mobil. Walau harus berbagi ruang di jalan yang tidak begitu luas, tidak ada suara klakson terdengar. Pengemudi dan pejalan kaki saling menghargai satu sama lain.

Editorial Director dan Restaurant Editor Feastin’ Indonesia Kevindra Prianto Soematri menilai, kawasan Blok M memiliki potensi kuliner yang semakin kuat, apalagi setelah akses transportasi publik terus berkembang, seperti MRT Jakarta dan Transjabodetabek.

Menurut Kevindra, pembangunan Stasiun MRT Blok M menjadi salah satu titik balik penting dalam menghidupkan kembali kawasan ini. Akses yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi membuat Blok M kembali menjadi magnet bagi warga Jakarta (Kompas, 24 Juli 2025).

Kawasan Blok M sebetulnya telah menjadi salah satu tempat kumpul anak-anak gaul Jakarta sejak 1980-1990-an. Sejalan dengan pergantian era, Blok M pun turut berganti rupa mengikuti zaman. Warga Jakarta tidak perlu jauh ke luar kota untuk berlibur, “Negara Blok M” selalu terbuka untuk mereka yang mencari kegiatan di libur panjang.

Baca JugaBlok M Hidup Kembali lewat Aroma dan Rasa
Baca JugaMereka yang Berjuang Menuju ”Puncak”
Baca JugaWisata Istimewa Saat Libur Panjang di Yogyakarta


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Curhat Menyedihkan Mohamed Salah tentang Kondisi Liverpool
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Pulau Pahawang Jadi Surga Wisata Bahari Lampung dengan Panorama Laut dan Spot Snorkeling Favorit
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Transjakarta Buka Jam 10.00 WIB di 13 Rute Hari Ini 17 Mei, Ada Event Lari di CFD dan GBK
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
DPRD Dukung Pemprov Jabar Hadirkan Sekolah Lansia Perempuan “Nyaah Ka Indung”
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
3 Minggu Jadi Istri El Rumi, Syifa Hadju Bongkar Kehidupan Rumah Tangganya
• 19 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.