Apakah Boleh Puasa Arafah saat Masih Punya Utang Puasa Ramadhan? Kata Buya Yahya Begini

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Bagi umat muslim menjalani puasa sunnah ialah amalan tambahan untuk menimba pahala. Salah satunya itu, puasa Dzulhijjah dan puasa Arafah.

Secara umum puasa Arafah (sunnah) yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, sehari sebelum Idul Adha. Dilakukan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. 

Puasa ini hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan) dan memiliki keutamaan menghapus dosa.

Suasana Wukuf di Tenda Misi Haji, Arafah
Sumber :
  • Henri Lukmanul Hakim/Media Center Haji 2024

Tetapi banyak orang yang berhalangan untuk menjalankan puasa wajib di bulan Ramadhan, sehingga harus membayar utang puasa atau menggantinya di lain hari.

Lantas, bolehkah menunda bayar utang puasa Ramadhan karena mau puasa Arafah atau puasa Dzulhijjah?

Pertanyaan ini pernah dijawab oleh Pendakwah Indonesia, Buya Yahya menjawab terkait menunda bayar utang puasa wajib untuk lakukan puasa sunnah.

Dalam penjelasannya, Buya menyebutkan ada dua kondisi yang menyebabkan seseorang memiliki utang puasa Ramadhan.

Pertama, bagi yang meninggalkan puasa dengan sengaja tanpa alasan atau tanpa adanya udzur syar’i yang dibenarkan.

Kedua, tidak berpuasa karena adanya udzur syar’i, seperti wanita yang sedang haid atau nifas, maupun alasan syar’i lainnya.

Ibadah Haji
Sumber :
  • viva.co.id/ Media Center Haji 2024

Sehingga bagi orang yang meninggalkan puasa tanpa alasan yang sah, ia wajib segera menggantinya.

Sementara bagi yang tidak berpuasa karena udzur syar’i, diperbolehkan menggantinya di waktu lain selama masih ada kesempatan.

Dengan begitu, seseorang juga boleh mendahulukan puasa sunnah seperti puasa Dzulhijjah atau puasa Arafah meskipun utang puasanya belum dilunasi.

“Menurut jumhur ulama khususnya Mazhab Syafi’i, boleh Anda melakukan puasa sunnah lalu puasa wajibnya tunda nanti,” jelasnya, dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (17/5).

Kemudian dengan itu, Buya Yahya menganjurkan agar segera membayar utang puasa wajib. Sebelum datangnya bulan Dzulhijjah, karena nilainya lebih utama dan pahalanya lebih besar.

“Cuma memang lebih baik adalah bayar hutangmu dahulu karena bayar hutang adalah wajib dan pahalanya lebih besar, maka dahulukan hutangmu,” pesan Buya.

Sebagai tambahan informasi, berikut niat puasa Arafah:

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Koki Indonesia Jadi Kunci Cita Rasa Makanan Jamaah Haji di Tanah Suci
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Remaja 19 Tahun di Tangerang Nekat Edarkan Narkotika Etomidate 
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Dubes RI untuk China: Pertemuan Xi Jinping dan Trump Beri Sinyal Stabilitas
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Potret Ngeri Kecelakaan Kereta di Tengah Kemacetan Bangkok, 8 Tewas
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.