Trump Mengaku Tak Yakin Kesepakatan dengan Iran Segera Tercapai

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) mengaku belum yakin kesepakatan dengan Iran terkait program nuklir dan konflik kawasan bisa segera tercapai.

Dalam wawancara via telepon dengan media Prancis BFMTV, Sabtu (16/5/2026), Trump mengatakan dirinya belum mengetahui arah akhir negosiasi yang masih berlangsung hingga saat ini.

“Saya tidak tahu. Kalau mereka tidak melakukannya, mereka akan menghadapi masa yang sangat buruk. Mereka punya kepentingan untuk mencapai kesepakatan,” kata Trump kepada koresponden BFMTV di AS.

Melansir Anadolu, sejumlah laporan media internasional menyebut, Trump diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa jam ke depan apakah Amerika Serikat akan kembali melancarkan serangan terhadap Iran atau tidak.

Langkah itu dipertimbangkan karena pembicaraan untuk mengakhiri konflik sekaligus membahas program nuklir Iran sejauh ini belum membuahkan hasil.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari 2026. Serangan itu kemudian dibalas Iran dengan meluncurkan serangan ke Israel dan sekutu AS di negara-negara Teluk.

Situasi semakin memanas setelah Iran menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia yang menjadi salah satu jalur utama distribusi minyak global.

Gencatan senjata sempat diberlakukan pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan. Namun, perundingan lanjutan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen.

Trump kemudian memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu. Meski demikian, Amerika Serikat tetap memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang menuju atau keluar dari pelabuhan Iran melalui Selat Hormuz. (bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Comeback Sensasional, Sumsel United U-19 Tutup EPA Championship dengan Gelar Juara
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Warga Demo Warung Mi dan Babi di Sukoharjo, Minta Pemerintah Cabut Izin Usaha
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Beberkan Negara yang Datang ke RI Minta Beli Beras: Meraka yang Menganggap Negaranya Lebih Hebat
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG pada 2026, Sekarang 736 Sudah Beroperasi
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Apa Motif Kim Jong-un Mengamandemen Konstitusi dengan Menghilangkan “Unifikasi”?
• 21 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.