AHY dan Menteri Transmigrasi Ajak Pemuda Bangun Kawasan Transmigrasi Lewat Ekspedisi Patriot

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY bersama Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengajak generasi muda terlibat membangun kawasan transmigrasi melalui program Ekspedisi Patriot.

Ajakan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri kegiatan Patriot Move 2026 yang dirangkaikan dengan lari bersama peserta Ekspedisi Patriot pada momentum car free day di Bundaran HI, Jakarta.

AHY mengatakan generasi muda diharapkan berada di garis depan pembangunan karena Indonesia membutuhkan tenaga dan pemikiran terbaik dari anak muda.

Ia mengatakan, “Generasi muda terutama, yang diharapkan berada di depan karena Indonesia membutuhkan tenaga dan pemikiran terbaik kita.”

Menurut AHY, program Ekspedisi atau Transmigrasi Patriot menjadi langkah strategis Kementerian Transmigrasi untuk menghadirkan generasi muda unggul dalam membantu pengembangan kawasan transmigrasi melalui riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat.

Ribuan Mahasiswa Diterjunkan ke Kawasan Transmigrasi

AHY mengaku bangga karena pada tahun sebelumnya pemerintah berhasil memberangkatkan 2.000 peserta Ekspedisi Patriot ke 154 kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia untuk menjalankan penelitian lapangan.

Para peserta berasal dari berbagai kampus terbaik di Indonesia dan dinilai memiliki semangat pengabdian tinggi untuk menghadapi tantangan di kawasan transmigrasi yang jauh dari keluarga mereka.

AHY menyebut mahasiswa peserta Ekspedisi Patriot tidak hanya melakukan penelitian, tetapi juga memberikan masukan kepada pemerintah terkait pengembangan ekonomi, sosial, dan infrastruktur di kawasan transmigrasi.

Menurut AHY, banyak kawasan transmigrasi masih membutuhkan perhatian negara agar pertumbuhan ekonomi berjalan merata hingga ke wilayah terpencil dan tertinggal.

AHY menegaskan Kementerian Transmigrasi memiliki peran penting untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi melalui pengembangan kawasan transmigrasi berbasis potensi daerah.

Fokus Pengembangan Kawasan Transmigrasi di Indonesia Timur

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan kegiatan Patriot Move 2026 digelar untuk menyosialisasikan program Transmigrasi Patriot sebagai kelanjutan pengembangan kawasan transmigrasi tahun sebelumnya.

Iftitah menjelaskan pada tahun sebelumnya Kementerian Transmigrasi telah menerjunkan 2.000 peneliti ke 154 kawasan transmigrasi guna melakukan penelitian dan pemetaan potensi daerah.

Tahun ini, sebanyak 1.458 peserta Ekspedisi Patriot akan dikirim ke 53 kawasan transmigrasi dengan fokus utama di Indonesia Timur.

Ia mengatakan, “Kalau dulu 2.000 peneliti, sekarang ini ada 1.458 (peserta Ekspedisi Patriot yang akan dikirim) di 53 kawasan transmigrasi utamanya di Indonesia Timur, jadi fokus di sana.”

Menurut Iftitah, program Transmigrasi Patriot kini tidak hanya fokus pada penelitian lapangan, tetapi juga diperkuat dengan kegiatan pengabdian masyarakat di kawasan transmigrasi nasional.

Program tersebut bertujuan menghadirkan sumber daya manusia unggul di garis depan pembangunan agar kawasan transmigrasi berkembang melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Iftitah menegaskan tugas Kementerian Transmigrasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 adalah menciptakan ekosistem ekonomi baru guna mendorong pertumbuhan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan.

Menurutnya, kehadiran sumber daya manusia unggul di kawasan transmigrasi diyakini mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru sehingga perpindahan penduduk dapat berlangsung secara alami dan mandiri.

Iftitah menjelaskan strategi pengembangan ekonomi baru memungkinkan masyarakat datang secara sukarela ke kawasan transmigrasi tanpa memerlukan biaya besar dari negara untuk pemindahan penduduk.

Ia mencontohkan keberhasilan kawasan transmigrasi di Sulawesi Selatan yang kini mampu mengekspor durian ke China sehingga kesejahteraan petani meningkat lima hingga enam kali lipat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Saya Tidak Anti Pasar Bebas
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polisi Buru Pelaku Jambret WN Italia di Bundaran HI
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Kebut Konstruksi Akses Tol Pattimura Rampung 2027
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Suami di Sumsel Cekik Istri hingga Tewas gegara Tersinggung Status WA
• 11 jam laludetik.com
thumb
Respons OJK Soal Rencana Prabowo Guyur Kredit Murah
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.