Harga Avtur Melonjak, Garuda (GIAA) Fokus Jaga Fundamental Bisnis

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kinerja perseroan di tengah lonjakan harga bahan bakar avtur yang berpotensi meningkatkan biaya operasional maskapai.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan mengatakan perseroan mencatatkan pertumbuhan operasional sekaligus perbaikan kinerja keuangan pada kuartal I/2026 yang ditopang penguatan trafik penumpang dan peningkatan kapasitas penerbangan di seluruh lini operasional.

Sepanjang Januari-Maret 2026, Garuda Indonesia Group mengangkut sebanyak 5,42 juta penumpang, atau tumbuh 6,76% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 5,08 juta penumpang.

Peningkatan trafik tersebut turut didukung oleh kenaikan frekuensi penerbangan sebesar 5,87% menjadi 19.337 penerbangan, dibandingkan 18.265 penerbangan pada kuartal I/2025.

Menurut Glenny, fokus utama perseroan saat ini masih diarahkan pada penguatan fundamental bisnis melalui peningkatan operational excellence, disiplin pengelolaan biaya, penguatan keandalan layanan, optimalisasi jaringan penerbangan, hingga transformasi layanan dan digitalisasi operasional secara berkelanjutan.

Kinerja Operasional Menguat

Dari sisi operasional armada, hingga akhir kuartal I/2026 Garuda Indonesia Group telah mengoperasikan sebanyak 102 armada serviceable sebagai bagian dari percepatan program return-to-service (RTS) aircraft yang dijalankan secara bertahap guna memenuhi kebutuhan kapasitas penerbangan.

Baca Juga

  • Profil Frans Dicky Tamara, Direktur Baru Garuda (GIAA) Eks Pejabat Kemhan
  • Kata Bos Garuda (GIAA) soal Perombakan Susunan Direksi & Komisaris
  • Garuda (GIAA) Catat Pertumbuhan Penumpang dan Penerbangan pada Kuartal I/2026

Pada periode tersebut, Garuda Indonesia melayani sebanyak 2,47 juta penumpang, sementara Citilink mengangkut sekitar 2,94 juta penumpang.

"Transformasi yang dijalankan saat ini merupakan proses membangun kembali fundamental yang dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan Garuda Indonesia Group dapat tumbuh dengan fondasi bisnis yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang," ujar Glenny dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (17/5/2026).

Dari sisi keuangan, pendapatan usaha konsolidasian GIAA tercatat sebesar US$762,35 juta atau sekitar Rp12,9 triliun pada kuartal I/2026 (asumsi kurs Jisdor Rp16.999 per 31 Maret 2026). Angka itu tumbuh 5,36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$723,56 juta.

Pendapatan penerbangan berjadwal menjadi kontributor utama dengan kenaikan 7,36% menjadi US$648,10 juta dibandingkan capaian kuartal I/2025 sebesar US$603,69 juta.

Selain itu, perseroan juga berhasil memangkas rugi bersih sekitar 45,2% menjadi US$41,62 juta dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$75,93 juta.

Maskapai Bisa Kenakan Fuel Surcharge

Di sisi lain, pemerintah resmi membuka ruang bagi maskapai penerbangan untuk menaikkan tarif tiket pesawat seiring lonjakan harga avtur melalui penerapan fuel surcharge hingga maksimal 50% dari tarif batas atas (TBA) sesuai kelompok layanan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU.005/2/3/DRJU.DAU/2026 tertanggal 14 Mei 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa menyampaikan rata-rata harga avtur per 1 Mei 2026 tercatat sebesar Rp29.116 per liter.

“Maka badan usaha angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dapat menerapkan fuel surcharge untuk tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi maksimal sebesar 50% dari tarif batas atas sesuai kelompok layanan,” tulis beleid tersebut, Kamis (14/5/2026).

Ketentuan tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 1041 Tahun 2026 mengenai besaran biaya tambahan akibat fluktuasi bahan bakar untuk tarif penumpang kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tembak 11 Pengedar saat Gerebek Kampung Narkoba di Samarinda
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Prediksi Manchester United vs Nottingham Forrest, Head to Head dan Link Live Streaming
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Awas, Telat Menikah Bisa Ganggu Reproduksi dan Memperkecil Peluang Kehamilan
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Muhidin Minta Kader Golkar Solid-Bersatu Jelang Musda, Pengamat: 21 DPD II Kompak Usung Satu Kandidat
• 27 menit laluharianfajar
thumb
Pemerkosa Mahasiswi Makassar Ternyata Sempat Mau Beraksi Lagi di Surabaya
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.