Kisah Wayan, Nasabah PNM ULaMM yang Sulap Kayu Pantai Menjadi Cuan hingga Ekspor

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Tumpukan kayu yang terbawa ombak dan menepi di pesisir kerap menjadi bagian dari persoalan sampah pantai di Bali, termasuk di kawasan Tabanan. 

Namun di tangan Wayan Sudira, limbah kayu laut tersebut tidak berhenti sebagai masalah lingkungan. 

BACA JUGA:Thailand Open 2026 Jadi Bukti Dukungan BNI untuk PBSI Terus Lahirkan Juara Dunia

Dari kayu-kayu yang terdampar di pantai, ia melihat peluang untuk menghadirkan karya, membuka ruang ekonomi, sekaligus membantu upaya pemerintah dalam mengurangi sampah pantai. 

Melalui Ulu Sari Handicraft, Wayan mengolah limbah kayu laut menjadi produk kerajinan bernilai jual tinggi, sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, poin 14 tentang menjaga ekosistem laut.

BACA JUGA:CFD Rasuna Said Kembali Digelar Juni, Jam Pelaksanaan Diperpendek

Sejak bergabung dengan PNM ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) pada 2017, Wayan mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan usaha secara rutin.

Dukungan tersebut turut memperkuat langkah Ulu Sari Handicraft untuk berkembang lebih terarah. 

Kini, usaha yang ia bangun telah memiliki dua workshop yang berlokasi di Singaraja dan Tegallalang, serta mempekerjakan 45 karyawan saat itu. 

BACA JUGA:Usai Pidato Prabowo soal Dolar, Pernyataan BJ Habibie Kembali Viral saat Stabilkan Rupiah Anjlok Rp16.000

Tidak sedikit dari mereka merupakan saudara, masyarakat sekitar, hingga mantan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja saat pandemi COVID-19. 

Siapa sangka, dari yang semulanya persoalan lingkungan, lahir ruang penghidupan baru bagi banyak keluarga.

Di saat pandemi membuat banyak usaha mikro dan kecil melemah, Ulu Sari Handicraft justru mendapatkan permintaan yang semakin besar dari pasar mancanegara. 

BACA JUGA:Waka BGN: Temukan Penipuan SPPG? Hubungi Hotline SAGI 127

Hingga kini, hampir setiap hari, karya-karya Wayan dikirim ke berbagai negara seperti Selandia Baru, Australia, Prancis, Belgia, Belanda, Jerman, hingga Amerika Serikat.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Filipina Minta MA Izinkan Penangkapan Senator Buronan ICC
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Serap Energi Ini, Alasan Dedi Mulyadi Gelar Milangkala Tatar Sunda
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Eropa dan Asia Genjot Impor Batu Bara untuk Gantikan Gas Alam Timteng
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Tim Kesehatan Bagikan Ribuan Oralit untuk Cegah Dehidrasi saat Puncak Haji
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, LPDB Koperasi Siap Kawal Koperasi Jadi Motor Ekonomi Rakyat
• 13 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.