Iran Berusaha Kembali Raup Keuntungan di Selat Hormuz, Bakal Kenakan Biaya untuk Kabel Bawah Laut

kompas.tv
12 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Sebuah kapal kargo berlayar di Teluk Persia menuju Selat Hormuz, Rabu, 22 April 2026. (Sumber: AP Photo)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran dilaporkan berusaha kembali raup keuntungan dari Selat Hormuz, setelah sebelumnya melakukan pembatasan di jalur air tersebut.

Iran sebelumnya melakukan penutupan Selat Hormuz setelah Amerika Serikat (AS)-Israel melakukan serangan ke mereka pada 28 Februari.

Keputusan Iran menutup Selat Hormuz membuat pengiriman pasokan minyak dan gas alam dari Timur Tengah mengalami gangguan.

Baca Juga: Iran Sebut AS Bakal Kembali Lakukan Kebohongan Untuk Justifikasi Lanjutkan Perang

Mereka dikabarkan telah memberlakukan pungutan kepada kapal yang ingin melewati.

Iran kini dilaporkan berusaha kembali meraup keuntungan dari Selat Hormuz dan kali ini menargetkan bayaran dari kabel bawah laut yang menghubungkan negara-negara Arab ke Eropa dan Asia.

Seperti dilaporkan dari CNN, Minggu (17/5/2026), Iran ingin mengenakan biaya kepada perusahaan teknologi besar dunia karena menggunakan kabel internet bawah laut yang diletakkan di bawah Selat Hormuz.

Anggota Parlemen Iran dilaporkan tengah membahas rencana tersebut pada pekan lalu.

“Kami akan mengenakan biaya pada kabel internet,” kata Juru Bicara Militer Iran Ebrahim Zolfaghari di media sosial X pekan lalu.

Sementara itu, media yang terkait dengan Garda Revolusi Iran mengatakan rencana Teheran meraih pendapatan dari Selat Hormuz itu akan mengharuskan perusahaan seperti Google, Microsoft, Meta dan Amazon untuk mematuhi hukum Iran.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : CNN

Tag
  • iran
  • selat hormuz
  • keuntungan
  • kabel bawah laut
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Senin, BMKG: Hujan ringan dan kabut landa mayoritas kota besar RI
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Terlibat aktivitas seni budaya perlambat penuaan biologis
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Swafoto KTP sebagai Normal Baru
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Siap Copot Pengelola MBG Bermasalah: Imannya Tidak Kuat Berurusan dengan Uang
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ilmu Manipulasi Terungkap: Mengapa Orang Baik Bisa Taat Melakukan Kejahatan
• 1 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.