Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, tiba di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kedatangan tokoh muda NasDem ini bertujuan untuk memimpin langsung rangkaian Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Sekolah Legislatif yang digelar oleh DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra).
Rombongan DPP yang turut didampingi oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa, mendapatkan sambutan hangat dan meriah setibanya di Bumi Anoa.
Dikutip dari Top News, Metro TV, jajaran pengurus DPW Partai NasDem Sultra menyambut kedatangan Prananda secara sakral melalui serangkaian prosesi adat setempat. Prananda disematkan Kampurui (ikat kepala khas daerah) dan diberikan pengalungan bunga sebagai simbol kehormatan serta selamat datang.
Tak hanya itu, rombongan elite DPP Partai NasDem ini juga disuguhkan penampilan Tarian Tradisional Mondotambe, yang merupakan tarian khas masyarakat Sultra untuk menyambut tamu agung yang dihormati.
Baca Juga :
Kunjungan Prananda Surya Paloh ke Deli Serdang Disambut Antusias MasyarakatMenjemput Kemenangan Pemilu 2029
Agenda Rakerwil DPW NasDem Sultra kali ini mengusung tema yang sangat strategis, yakni “Konsolidasi Partai, Menjemput Kemenangan 2029”. Pertemuan tingkat wilayah ini dirancang sebagai momentum krusial untuk memperkuat struktur internal partai dari tingkat wilayah hingga akar rumput.
Selain sebagai wadah konsolidasi, Rakerwil ini difokuskan pada penguatan ideologi partai serta pemberian pembekalan politik yang matang bagi seluruh kader NasDem di Sulawesi Tenggara menghadapi konstelasi politik ke depan.
Sekolah Legislatif dan Pelantikan Pengurus DPD
Selama berada di Kendari, Prananda Surya Paloh memiliki agenda yang cukup padat. Selain memberikan arahan politik strategis kepada jajaran pengurus, ia juga dijadwalkan hadir untuk menyaksikan langsung pelantikan pengurus DPD NasDem se-Sulawesi Tenggara.
Rangkaian acara kemudian akan dilanjutkan dengan pembukaan Sekolah Legislatif. Program edukasi politik ini wajib diikuti oleh para kader partai, terutama mereka yang duduk di kursi parlemen, guna meningkatkan kapasitas, integritas, dan fungsi legislasi demi memperjuangkan aspirasi masyarakat Sultra.




