AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin ke Iran

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Amerika Serikat mengajukan proposal damai baru yang terdiri dari lima poin sebagai tanggapan atas usulan perdamaian yang diajukan Iran, menurut laporan media Iran pada Minggu, 17 Mei 2026.

Sebelumnya pada Jumat, surat kabar Tehran Times melaporkan bahwa AS menolak proposal Iran yang berisi 14 poin untuk menyelesaikan konflik kedua negara.

Baca Juga :
Delegasi AS Buang Semua Hadiah dari China Sebelum Naik Air Force One, Kenapa?
Spesifikasi Rudal Tomahawk AS yang Disita Iran, CIA Disebut Khawatir Kekuatan Teheran Belum Lumpuh

Lima poin tersebut merupakan usulan baru merespons proposal perdamaian Iran yang sebelumnya ditolak Trump.

Menurut Tehran Times, beberapa dari tuntutan baru AS adalah mendesak Teheran untuk mencabut permintaan ganti-rugi atau meminta kompensasi serta menyerahkan uranium yang diperkaya seberat 400 kilogram kepada AS. 

Menurut laporan tersebut, hanya satu fasilitas nuklir Iran yang akan diizinkan tetap beroperasi. Selain itu, Iran juga diminta mencabut tuntutan pencairan 25 persen asetnya.

Disebutkan pula, penghentian konflik akan bergantung pada hasil negosiasi atas persyaratan tersebut.

Pada saat yang sama, kantor berita Fars melaporkan ancaman agresi lanjutan dari AS dan Israel terhadap Iran tetap ada meski Iran menerima seluruh tuntutan itu.

Trump mengatakan dia tidak yakin apakah kesepakatan akan segera tercapai antara AS dengan Iran karena negosiasi mengenai program nuklir dan konflik yang sedang berlangsung terus berlanjut tanpa penyelesaian.

“Saya tidak tahu. Jika mereka tidak melakukannya, mereka akan menghadapi situasi yang sangat buruk. Mereka punya kepentingan untuk mencapai kesepakatan,” kata presiden Amerika Serikat itu kepada koresponden BFMTV di AS, Sabtu

Menurut beberapa laporan media, Trump diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa jam mendatang apakah akan melanjutkan serangan terhadap rezim Iran atau tidak, karena pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik dan mengatasi program nuklir Iran sejauh ini masih gagal mencapai kesepakatan.

Ketegangan regional tetap tinggi sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu serangan balasan oleh Teheran terhadap Israel dan sekutu AS di negara-negara Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.

Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu sambil tetap memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar ke atau dari pelabuhan Iran melalui jalur air strategis tersebut.

Baca Juga :
Dunia di Ambang Krisis Energi, Trump Klaim Xi Jinping Siap Tekan Iran
China Akan Beli Boeing dan Mesin Pesawat dari AS
Pesan Presiden Pazeshkian ke Paus Leo: Iran Tetap Berkomitmen pada Diplomasi dan Solusi Damai

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahasa Inggris Jadi Pelajaran Wajib Siswa SD Mulai 2027, Kemendikdasmen Fokus Latih Guru
• 21 menit lalukompas.tv
thumb
Nasib 4 Zodiak Ini Berubah Drastis pada Senin 18 Mei 2026, Hoki Datang Tanpa Diduga!
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Serba-serbi Upacara Harkitnas 2026: Jadwal, Susunan Acara, dan Temanya
• 1 jam laludetik.com
thumb
Hasil PSIM vs Madura United: Laskar Mataram Tutup Laga Kandang Musim Ini dengan Kemenangan
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Stok Jam Saku AP X Swatch Masih Kosong Sehari Usai Dirilis, Akan Dijual Lagi?
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.