Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan pembicaraan telepon untuk membahas konflik dengan Iran.
IDXChannel - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan pembicaraan telepon untuk membahas konflik dengan Iran.
Menurut stasiun televisi Kan TV milik pemerintah Israel, keduanya membahas kemungkinan kembali pecahnya perang terbuka dengan Iran.
Menurut stasiun televisi tersebut, mengutip seorang pejabat senior Israel, kedua negara akan melakukan serangan bersama jika perang terbuka kembali pecah.
Dilansir dari Xinhua pada Senin (18/5/2026), Netanyahu mengadakan rapat kabinet seusai pembicaraan telepon dengan Trump.
Selain potensi perang terbuka dengan Iran, mereka juga membahas konflik antara Israel dengan kelompok Hizbullah di Lebanon.
Perkembangan ini terjadi setelah Trump menyampaikan ancaman baru terhadap Iran, di tengah buntunya negosiasi damai antara kedua pihak.
Dalam sebuah unggahan di platform media sosialnya, Trump mengancam akan menyerang Iran hingga tidak tersisa.
"Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bertindak, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka," ujarnya.
Iran, AS, dan Israel mencapai gencatan senjata pada 8 April setelah 40 hari pertempuran, yang dipicu serangan Washington dan Tel Aviv terhadap Teheran pada 28 Februari.
Setelah gencatan senjata, delegasi Iran dan AS mengadakan satu putaran pembicaraan perdamaian di Islamabad, Pakistan bulan lalu yang gagal menghasilkan kesepakatan.
Selama beberapa minggu terakhir, kedua pihak dilaporkan telah bertukar beberapa rencana untuk mengakhiri konflik melalui mediasi Pakistan. (Wahyu Dwi Anggoro)





