Jejak Perkebunan Belanda di Tangerang, Kini Tersisa Bangunan Lapuk

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Tak banyak yang tahu, di tengah permukiman warga di Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan, berdiri dua rumah tua peninggalan era Hindia Belanda.

Bangunan itu menjadi sisa terakhir kompleks perkebunan kolonial yang dahulu disebut-sebut sebagai pusat perkebunan terbesar di Tangerang Raya.

Suasana dua bangunan berbentuk rumah itu kini tampak sunyi.

 Baca juga: Perlakuan Khusus Sambo di Tangerang, Sapi Kurban Prabowo Seberat 1,1 Ton

Cat dindingnya memudar, sebagian atap mulai rusak, sementara rumput liar tumbuh di sekitar halaman bangunan yang perlahan lapuk dimakan usia.

Kompas.com pun mencoba memasuki halaman dari masing-masing bangunan tersebut.

Bangunan pertama memiliki tujuh petak ruangan yang dibatasi tembok. Satu petak berukuran paling besar dulunya merupakan ruang makan.

Sementara tiga petak lainnya merupakan kamar mandi, dua petak dijadikan kamar tidur, dan satu petak sisanya difungsikan sebagai ruang tamu.

Kondisi bangunan pertama tampak memprihatinkan. Banyak tembok retak, bahkan nyaris terbelah.

Jamur tumbuh di sejumlah bagian dinding sehingga menambah kesan menyeramkan pada rumah tua tersebut.

Kaca-kaca jendela pecah. Sebagian dinding dan jendela bahkan disangga bambu agar tidak roboh.

 Baca juga: Bendungan Polor Biang Kerok Banjir Cipondoh Tangerang

Di bagian dalam rumah, rumput liar tumbuh di sela-sela ubin. Sebatang pohon juga tumbuh di dalam bangunan dengan akar yang menjalar hingga tembok.

Di halaman sekitar bangunan, tumbuh pohon singkong, pepaya, hingga pisang.

Meski demikian, genteng di atap rumah pertama masih tersusun cukup rapi sehingga bentuk arsitektur khas Belanda masih terlihat jelas meski bangunan nyaris ambruk.

Sementara itu, bangunan kedua berdiri sekitar 10 meter dari rumah pertama.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Rumah tua tersebut memiliki enam petak ruangan, terdiri dari satu ruang makan, satu ruang tamu, tiga kamar tidur, dan satu kamar mandi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Puncak Haji 2026, 86% Jemaah Indonesia Tiba di Makkah
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AS ajukan proposal perdamaian lima poin kepada Iran
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Timnas Iran Umumkan Skuad Awal untuk Piala Dunia 2026: Azmoun Dicoret, Taremi Pimpin Team Melli
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Warga Ternate Mengeluh Soal Utang dan Pinjol, Sherly Tjoanda Langsung Jawab Tegas: Saya Tidak Bisa Bantu
• 2 menit lalutvonenews.com
thumb
Tata Cara, Hukum dan Syarat Berkurban
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.