Grid.ID - Alyssa Daguise akhirnya membagikan pengalaman persalinan anak pertamanya, Soleil Zephora Ghazali, yang lahir pada Minggu (10/5/2026). Dalam vlog terbaru bersama Al Ghazali, Alyssa menyebut proses lahiran normal yang dijalaninya terasa seperti sebuah “marathon” karena membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang besar.
Alyssa mengaku persalinan pervaginam bukanlah proses mudah yang bisa dijalani tanpa persiapan matang. Menurutnya, tubuh ibu hamil perlu benar-benar dilatih agar kuat menghadapi kontraksi hingga proses mengejan saat melahirkan.
“Lahiran pervaginam itu it’s a workout, it’s a marathon, it’s something that you have to be prepared,” ujar Alyssa dikutip melalui Youtube The Als, Minggu (17/5/2026).
Selama masa kehamilan, Alyssa ternyata rutin melakukan berbagai aktivitas olahraga seperti gym, pilates, hingga yoga. Ia percaya latihan fisik yang dilakukan selama hamil sangat membantu tubuhnya lebih siap menjalani proses persalinan.
“Menurut aku itu ya latihan terbesar aku misalnya kayak aku nge-gym, pilates dan lain-lain,” lanjutnya.
Tak hanya fisik, Alyssa juga menyiapkan mental sejak awal kehamilan karena memiliki keinginan menjalani “dream birth” berupa persalinan normal. Ia bahkan membuat birth plan sendiri agar lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan saat melahirkan.
“Believe in yourself that your body can do it,” kata Alyssa.
Perjuangan Alyssa sendiri tidak mudah. Ia mengaku sudah mengalami kontraksi selama tiga hari sebelum akhirnya melahirkan Soleil Zephora Ghazali pada Minggu (10/5/2026).
Saat memasuki fase aktif persalinan, Alyssa bahkan sempat merasa kewalahan karena rasa sakit kontraksi yang datang semakin kuat. Di salah satu momen, ia sampai menangis dan merasa tidak sanggup melanjutkan proses persalinan.
“There was one moment I was like ‘I cannot, I cannot’,” ungkap Alyssa.
Meski begitu, dukungan dari Al Ghazali membuat Alyssa kembali bersemangat. Al terus mendampingi sambil memberi arahan pernapasan ketika Alyssa mengejan selama sekitar 45 menit.
“Ayo kamu bisa, fokus napas,” ucap Al kepada sang istri.
Menariknya, Alyssa berhasil menjalani persalinan normal tanpa mengalami robekan maupun jahitan sedikit pun. Padahal, menurutnya, hal itu menjadi ketakutan terbesar selama masa kehamilan.
“Jujur aku shock karena itu hal yang aku paling takutin,” tutupin Alyssa.
Kini, Alyssa mengaku bangga dengan perjuangan tubuhnya sendiri setelah berhasil melewati proses persalinan yang panjang dan melelahkan. Ia pun berharap pengalamannya bisa memberi semangat bagi para ibu hamil lainnya agar lebih percaya pada kemampuan tubuh mereka sendiri saat melahirkan.(*)
Artikel Asli




