PSIS Semarang Cuci Gudang! Manajemen Hanya Pertahankan 5 Pemain, Siapa Saja Mereka?

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, SEMARANG – PSIS Semarang bersiap cuci gudang pemain. Manajemen melakukan perombakan besar-besaran jelang Championship 2026/2027. Dikabarkan hanya akan mempertahankan lima pemain dari skuad musim lalu. Siapa saja mereka?

Langkah cuci gudang ini menjadi sinyal keseriusan PSIS untuk bangkit dan kembali memburu tiket promosi ke Super League musim depan. Manajemen pun mulai bergerak cepat membentuk fondasi baru. Mulai dari penyusunan skuad hingga pencarian pelatih kepala anyar.

Manajemen PSIS tidak ingin mengulang kegagalan musim lalu. Karena itu, persiapan tim dilakukan lebih awal agar skuad memiliki waktu matang sebelum Championship 2026/2027 bergulir pada September mendatang.

COO PSIS, Fariz Julinar, menegaskan bahwa pembentukan tim menjadi prioritas utama dalam beberapa bulan ke depan. “Untuk musim depan, tentunya saya akan mempersiapkan tim lebih awal dan lebih baik dari sebelumnya untuk mencapai target yang kita inginkan musim ini,” ujar Fariz, dikutip harian.fajar.co.id, Senin (18/7/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan ambisi PSIS untuk segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah menjalani musim yang berat.

Musim Buruk Jadi Alarm Besar Mahesa Jenar

PSIS memang tampil jauh dari ekspektasi pada Championship 2025/2026. Klub kebanggaan Kota Semarang itu bahkan sempat terpuruk di dasar klasemen Grup Timur hingga akhir putaran pertama.

Meski performa sempat membaik pada paruh kedua musim, PSIS tetap gagal menembus papan atas. Mereka hanya mampu finis di posisi kedelapan Grup Timur dengan koleksi 23 poin dari 27 pertandingan.

Hasil tersebut membuat manajemen langsung melakukan evaluasi total terhadap skuad dan struktur tim. Tidak hanya pemain lokal, para legiun asing yang tampil musim lalu juga masuk dalam daftar evaluasi.

Pertimbangkan Komposisi Pemain

Di tengah proses evaluasi, muncul kabar bahwa PSIS hanya akan mempertahankan empat hingga lima pemain dari skuad lama.

Meski belum memberikan kepastian, Fariz juga tidak membantah isu tersebut. Ia menyebut manajemen masih melakukan berbagai pertimbangan sebelum menentukan komposisi akhir tim. “Masih pertimbangan juga,” katanya.

Situasi ini memperkuat dugaan bahwa PSIS akan melakukan revolusi besar-besaran demi membangun tim yang lebih kompetitif musim depan.

Perombakan besar itu juga menjadi tanda bahwa manajemen tidak ingin sekadar bertahan di Championship, tetapi benar-benar serius mengejar promosi ke Super League.

PSIS Mulai Bergerak Cari Pelatih Baru

Selain fokus menyusun skuad, PSIS juga mulai mencari sosok pelatih kepala anyar untuk memimpin proyek kebangkitan tim.

Nama Kas Hartadi yang musim lalu menangani PSIS belum dipastikan bertahan. Manajemen kini disebut sedang membuka komunikasi dengan beberapa kandidat pelatih lain.

Fariz membenarkan bahwa proses negosiasi sedang berjalan, meski belum mau mengungkap identitas nama-nama yang dibidik. “Pelatih kepala beberapa sedang dalam tahap negosiasi,” ungkapnya.

Salah satu nama yang mulai dikaitkan dengan PSIS adalah mantan pelatih Malut United, Imran Nahumarury. Pelatih lokal tersebut dinilai memiliki pengalaman dan karakter yang cocok untuk membangun ulang tim.

PSIS Butuh Revolusi Total

Perombakan besar yang dilakukan PSIS sebenarnya cukup masuk akal jika melihat performa tim musim lalu. Mahesa Jenar terlihat kehilangan konsistensi, baik dari segi permainan maupun mental bertanding.

Dengan hanya mempertahankan sebagian kecil pemain, PSIS berpeluang membangun ulang identitas tim dari awal. Namun langkah ini juga memiliki risiko besar karena membutuhkan adaptasi cepat antarpemain baru.

Faktor pemilihan pelatih juga akan sangat menentukan arah kebangkitan PSIS musim depan. Jika berhasil mendapatkan pelatih yang tepat dan merekrut pemain sesuai kebutuhan, peluang Mahesa Jenar kembali ke Super League tetap terbuka lebar.

Sebaliknya, jika proses revolusi berjalan tidak maksimal, PSIS bisa kembali kesulitan bersaing di Championship. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Ancam Iran: Setujui Kesepakatan atau Tak Akan Ada yang Tersisa!
• 7 jam laludetik.com
thumb
Daftar 28 Akses Gerbang Tol yang Terdampak Ganjil Genap Jakarta Pekan Ini
• 7 jam lalunarasi.tv
thumb
Transformasi Ekonomi Mesti Ciptakan Pengusahha Nasional yang Kompetitif
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Idul Adha 1447H Ditetapkan pada Rabu 27 Mei 2026
• 20 jam laludetik.com
thumb
Tren Smart Living Meningkat di Tengah Gaya Hidup Serba Digital
• 21 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.