Studi Terbaru 2026: Pikun Ternyata Terjadi karena Otak ‘Kehabisan Baterai’, Ini Penjelasannya!

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

KANADA, FAJAR– Selama ini, penyakit pikun atau demensia kerap dianggap sebagai konsekuensi mutlak dari penuaan atau matinya sel-sel otak yang tidak bisa dihindari. Namun, sebuah temuan revolusioner terbaru dari para ilmuwan dunia justru membalikkan teori tersebut.

Riset teranyar mengungkapkan fakta mengejutkan: kehilangan ingatan ternyata bisa terjadi jauh sebelum sel otak mati, yakni saat “mesin mini” penghasil energi di dalam otak mulai kehabisan daya alias lowbat.

Kabar baiknya, para peneliti kini telah menemukan cara untuk “mengisi ulang” kembali mesin-mesin mini tersebut dan berhasil memulihkan ingatan yang hilang!

Mengenal Mitokondria: ‘Pembangkit Listrik’ yang Mengatur Ingatan Anda

Studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah bergengsi Nature Neuroscience ini digarap oleh tim gabungan dari Inserm (Lembaga Riset Kesehatan Prancis), Universitas Bordeaux, serta Université de Moncton di Kanada.

Dalam laporan tersebut, objek yang menjadi pahlawan utama adalah Mitokondria. Jika Anda masih ingat pelajaran biologi sekolah, mitokondria sering dijuluki sebagai pembangkit listriknya sel.

Di dalam otak manusia—yang notabene mengonsumsi energi terbesar di tubuh—mitokondria bekerja tanpa henti. Mereka menyuplai daya agar sel saraf (neuron) bisa saling berkomunikasi, membentuk memori baru, dan menjaga otak tetap berpikir dengan jernih. Ketika “baterai” mitokondria ini melemah, sel saraf tidak punya cukup tenaga untuk bekerja, memicu terjadinya penurunan fungsi kognitif dan kepikunan.

Terobosan Baru: Alat ‘MitoDreadd-Gs’ untuk Cas Ulang Otak

Untuk membuktikan teori ini, para ilmuwan mengembangkan sebuah alat buatan yang sangat spesifik bernama mitoDreadd-Gs. Alat ini dirancang khusus untuk memicu aktivitas protein di dalam mitokondria secara langsung.

Saat diuji coba pada hewan percobaan yang mengidap demensia, alat ini sukses meningkatkan kembali aktivitas mitokondria ke tingkat normal. Hasilnya luar biasa: masalah memori dan kemampuan mengingat pada hewan tersebut mengalami perbaikan yang signifikan!

“Riset ini adalah yang pertama membuktikan hubungan sebab-akibat langsung antara kerusakan mitokondria dengan gejala penyakit neurodegeneratif (penurunan fungsi saraf),” ujar Giovanni Marsicano, Direktur Riset di Inserm, seperti dilansir sciencedaily, 16 Mei 2026.

Artinya, sebelum sel otak benar-benar mati dan menyebabkan penyakit seperti Alzheimer, ada fase di mana sel tersebut sebenarnya hanya kekurangan energi. Jika kita bisa “menyelamatkannya” di fase ini, kerusakan permanen bisa dicegah.

Arah Baru Pengobatan Alzheimer di Masa Depan

Meskipun penelitian ini masih dalam tahap awal dan baru diuji coba pada hewan, penemuan ini memberikan angin segar bagi dunia medis global, termasuk dalam pengembangan pengobatan di tahun 2026 ini.

Saat ini, fokus dunia dalam menyembuhkan Alzheimer biasanya berkutat pada pembersihan plak protein beracun (amiloid dan tau) di otak. Dengan adanya studi ini, para ilmuwan kini mulai melirik sektor metabolisme dan produksi energi sel sebagai jalan keluar baru. Riset serupa dari Mayo Clinic juga memperkuat teori bahwa gangguan energi sel adalah motor utama berkembangnya penyakit Alzheimer.

Apa Langkah Selanjutnya?

Pertanyaan besar berikutnya bagi para ilmuwan adalah apakah stimulasi energi jangka panjang ini tidak hanya memulihkan ingatan sesaat, tetapi juga mampu menghentikan kematian sel otak secara permanen.

“Tugas kami selanjutnya adalah mengukur efek stimulasi terus-menerus ini. Kami ingin melihat apakah memulihkan aktivitas mitokondria bisa menunda atau bahkan mencegah total hilangnya sel saraf,” tambah Luigi Bellocchio, peneliti dari Inserm.

Bagi masyarakat luas, riset ini membawa pesan optimistis yang kuat: hilang ingatan ternyata bukan jalan buntu. Otak yang pikun mungkin tidak rusak sepenuhnya, melainkan hanya sedang kehabisan energi. Dan di masa depan, cara menyembuhkannya mungkin sesederhana mengisi ulang kembali daya yang hilang tersebut. (*nin)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Seru! Jokowi Gabung Komunitas Yoga Healoria di Solo | KOMPAS PETANG
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Survei Opini Rakyat Soal Anggota DPRD Riau, Citra Sumardany Meningkat
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
TAUD Adukan 3 Hakim Militer Sidang Andrie Yunus Diduga Langgar Etik ke MA
• 38 menit laludetik.com
thumb
Hari ke-5 Tayang Tumbal Proyek Kokoh di Puncak Box Office Indonesia, Semua Akan Baik-Baik Saja Lewati 500 Ribu Penonton 
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Dandim Kediri Bantah Video Oknum TNI dan ASN Bahas Proyek KDKMP: Hoaks
• 8 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.