Anak Buah Gubernur NTT Pecat Pegawai KONI yang Puluhan Tahun Mengabdi

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

KUPANG, KOMPAS - Gubernur Nusa Tenggara Timur yang juga Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melalui anak buahnya telah memecat pegawai yang puluhan tahun mengabdi. Tanpa alasan yang jelas, empat pegawai dimaksud diganti pegawai baru yang didominasi kader partai politik tertentu.

Senin (18/5/2026), Kompas menjumpai empat orang yang diberhentikan itu di salah satu kantor. Mereka adalah Maria Goreti Kara yang mengabdi 22 tahun, Yasinta Sanggu Doa 14 tahun, Suryani Sinlae 15 tahun mengabdi, dan David Hadjoh 5 tahun mengabdi.

Suryani menuturkan, pemecatan dilakukan oleh Sekretaris Umum KONI NTT yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTT, yakni Alfons Theodorus. Ketika pemecatan berlangsung, Alfons didampingi pengurus bidang hukum KONI NTT di ruangan kerja Kantor KONI pada 7 Mei 2026. 

"Waktu itu kami tanya apa alasannya, tetapi mereka tidak menjawab. Mereka bilang alasan itu tidak bisa mereka sampaikan. Itu yang membuat kami bertanya-tanya. Ini ada apa?" kata Suryani.

Menurut Suryani, pada saat itu Alfons menyampaikan bahwa pemecatan sudah sepengetahuan pengurus inti KONI NTT, termasuk Melki, sapaan akrab Melkiades. "Kami sedih. Mereka setega itu memecat kami tanpa alasan," kata perempuan yang dulu membela NTT dalam berbagai kejuaraan itu. Ia mantan atlet kempo.

Empat orang itu ingin kembali bekerja. Maria Goreti Kara terakhir bekerja sebagai petugas administrasi di bidang keuangan, Yasinta Sanggu Doa di bagian teknologi dan informasi, Suryani Sinlae di bagian administrasi organisasi, dan David Hadjoh sebagai petugas kebersihan.

Kendati sudah puluhan tahun bekerja, lanjut Goreti, status kepegawaian mereka hanya kontrak, dan diperpanjang setiap tahun. Besaran gaji per bulan menyesuaikan standar upah minimum provinsi, saat ini Rp 2,4 juta per bulan.

"Apa kesalahan yang kami lakukan sampai kami harus menerima keputusan seperti ini. Kalau saya melakukan korupsi atau kejahatan lain, silahkan pecat saya. Mereka tidak punya hati untuk kami," kata Goreti.

Yasinta menambahkan, ia adalah tulang punggung keluarga. Dampak pemecatan membuat keluarga kehilangan sumber penghasilan. Saat ini, ibunda Yasinta dalam kondisi sakit. Ia khawatir, kesehatan ibunya akan semakin menurun. "Pemecatan ini kabar buruk bagi Mama saya," ujarnya sambil menangis.

Sementara itu, David Hadjoh pasrah dengan keadaan. Ia mengaku tidak memiliki kenalan atau bekingan di kalangan politisi atau pejabat setempat. "Saya hanya rakyat biasa yang biayai hidup keluarga dengan bekerja sebagai cleaning service," ujarnya.

Serial Artikel

9.000 PPPK Terancam Diberhentikan, Gubernur NTT Ingin Menghadap Presiden Prabowo

Sekitar 9.000 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja di Pemprov NTT terancam diberhentikan karena adanya aturan ihwal batas maksimal belanja gaji pegawai.  

Baca Artikel

Empat orang tersebut berharap agar dapat kembali bekerja sebagai pegawai di KONI NTT. Sebelumnya, mereka diminta Alfons agar tidak membuka masalah itu ke publik. Namun, mereka tetap ingin memperjuangkan nasib mereka.

Kepada mereka, Alfons berjanji akan memperjuangkan mereka bekerja pada lembaga di bawah badan usaha milik daerah. "Kami tidak terlalu yakin dengan apa yang mereka janjikan. Kami hanya ingin bekerja di KONI. Saya seorang mantan atlet. Saya mencintai KONI," kata Suryani.

Ia menuturkan, empat orang yang menggantikan posisi mereka adalah kader salah satu partai, dan dekat dengan lingkaran Melki. Melki saat ini menjabat Gubernur NTT sekaligus Ketua Umum KONI NTT.

Sementara itu, Alfons yang dihubungi secara terpisah pada Senin pagi belum memberikan respons. "Saya masih rapat," jawab Alfons lewat pesan singkat. Pada jam istirahat siang, Kompas kembali menghubunginya, tetapi ia tetap tidak merespon. 

Serial Artikel

Sentuhan Personal, ”Magis” Melki ke NTT Satu

Setiap hari Melki berusaha membalas satu per satu pesan masuk. Itu dilakukan jauh sebelum ia jadi calon gubernur NTT.

Baca Artikel


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik detik Penangkapan Dua Pelaku Dugaan Penyekapan Pria di Jakarta
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Gelombang Konsolidasi BPR Berlanjut, Ratusan Bank Masih Proses Izin
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Jennifer Coppen Bocorkan Rencana Pernikahan dengan Justin Hubner, Sebut Akan Ada 2 Konsep
• 2 jam lalugrid.id
thumb
UU Khusus Sawit Mendesak, Apkasindo Riau Dorong Pembentukan BOSI
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Hari Buku Nasional, Lestari dorong pembangunan ekosistem literasi
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.