Lampung, VIVA – Pernyataan tegas mengenai tindakan terhadap pelaku begal kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Setelah sebuah video dan potongan pernyataan aparat beredar luas, tagar terkait “pelaku begal ditembak di tempat” langsung viral dan memicu beragam reaksi dari masyarakat Tanah Air.
- Hondacengkareng
Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Polda Lampung yang ultimatum keras terhadap pelaku pembegalan dan kejahatan jalanan. Kepolisian menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap aksi kriminal yang membahayakan masyarakat, bahkan memerintahkan jajaran untuk melakukan tindakan tegas berupa tembak di tempat terhadap pelaku begal yang melawan saat penangkapan.
Kebijakan tersebut muncul setelah gugurnya Bripka Arya, anggota kepolisian yang tewas saat menjalankan tugas. Insiden itu memicu perhatian besar publik sekaligus mendorong aparat mengambil langkah lebih keras terhadap pelaku kriminal jalanan yang dinilai semakin nekat.
Kapolda Lampung menegaskan seluruh jajaran kepolisian diminta bertindak tegas terhadap para pelaku begal yang melakukan perlawanan dan mengancam keselamatan petugas maupun masyarakat. Menurutnya, tidak ada ruang toleransi bagi aksi kriminal bersenjata yang meresahkan warga
"Tidak ada toleransi terhadap pelaku pembegalan. Saya sudah perintahkan tembak di tempat. Pelaku begal tembak di tempat," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf di Mapolda Lampung, dikutip VIVA dari Antara Senin, 18 Mei 2026.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan publik karena menunjukkan sikap keras aparat dalam menekan angka kriminalitas jalanan di Lampung.
Selain itu, kepolisian juga disebut akan meningkatkan patroli dan operasi khusus di wilayah rawan pembegalan untuk mempersempit ruang gerak pelaku.
Di media sosial, banyak warganet mendukung langkah tegas tersebut. Kolom komentar berbagai platform dipenuhi respons yang menyatakan masyarakat sudah lelah dengan maraknya aksi begal yang kerap memakan korban luka bahkan nyawa.
Kalimat seperti “sepakat”, “sudah keterlaluan”, hingga “demi keamanan masyarakat” ramai muncul setelah pernyataan Kapolda Lampung viral di internet. Banyak warga menilai tindakan tegas diperlukan agar pelaku kriminal merasa jera.
"Saya setuju dan sepakat kalau kaya gini, semoga perintah ini enggak di Lampung saja, tapi wilayah Indonesia lainnya," tulis warganet dalam unggahan yang membahas kasus ini.





