Saudi Mulai Berlakukan Penutupan Akses Masjidil Haram untuk Atur Kepadatan Jemaah

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Arab Saudi mulai memberlakukan pengaturan penutupan akses menuju Masjidil Haram menjelang waktu sholat bagi jemaah haji. Penutupan jelang puncak Haji itu dilakukan di sejumlah terminal bus, termasuk Terminal Syib Amir yang menjadi jalur utama jemaah haji Indonesia menuju Masjidil Haram.

Kebijakan ini mulai dirasakan jemaah pada Senin dini hari. Pantauan suarasurabaya.net di Tanah Suci, Senin (18/5/2026), bus dari sektor 1 Mekkah sudah tidak diizinkan masuk Terminal Syib Amir sekitar pukul 03.00 WAS, atau menjelang sholat Subuh.

Sebelumnya, tim suarasurabaya.net berangkat dari sektor 1 Mekkah sekitar pukul 02.30 WAS untuk melaksanakan sholat Subuh di Masjidil Haram. Namun sesampainya di Terminal Syib Amir, bus diarahkan putar balik karena akses sudah ditutup.

Fawaz, petugas transportasi Halte 7 Sektor 1 Mekkah menjelaskan, penutupan dilakukan langsung oleh otoritas Arab Saudi untuk mengatur kepadatan arus jemaah menjelang waktu sholat.

“Untuk penutupan Masjidil Haram itu terakhir jam 03.00 subuh ya. Jam 03.00 itu bukan kita baru OTW dari sini. Tapi udah masuk masjid. Bukan baru nyampe sana, udah lewat gerbang terminal itu,” ujarnya kepada suarasurabaya.net.

Ia mengingatkan jemaah agar berangkat jauh lebih awal karena kepadatan kendaraan meningkat drastis mendekati waktu sholat, terutama saat Subuh.

“Apalagi kalau subuh pasti semuanya orang mau berangkat. Bukan dari rute kita saja, rute-rute lain semuanya berangkat. Jadi macet. Jadi mungkin satu jam ke sana,” katanya.

Menurutnya, aturan tersebut dibuat agar arus keluar-masuk jemaah lebih tertib dan tidak saling bertabrakan saat jemaah selesai sholat.

“Supaya nanti sebelum subuh, sejam sebelum subuh itu sudah kosong jalan tuh. Jadi mereka pulang subuh enak keluarnya. Kalau tidak diatur seperti ini nanti enggak clear-clear ini masuk terus sampai orang selesai salat subuh,” jelasnya.

Petugas transportasi sektor 1 Mekkah mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan menuju Masjidil Haram, khususnya pada waktu-waktu sholat wajib.

Berikut imbauan waktu keberangkatan menuju Masjidil Haram:

Sholat Subuh: paling lambat pukul 02.00 WAS
Sholat Dhuhur: pukul 11.30 WAS
Sholat Ashar: pukul 14.30 WAS
Sholat Magrib: pukul 17.00 WAS
Sholat Isya: pukul 19.00 WAS

Rata-rata jemaah diminta berangkat sekitar 1 hingga 1,5 jam sebelum waktu sholat. Kebijakan penutupan akses ini dilakukan seiring semakin padatnya jumlah jemaah haji yang mulai memadati Mekkah menjelang puncak ibadah haji Armuzna. Kepadatan terutama terlihat usai sholat Subuh dan Isya di kawasan Terminal Syib Amir. (wid/bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sampoerna Buka Lowongan Graduate Trainee 2026, Mahasiswa Tingkat Akhir Bisa Daftar
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Main di Kasta Teratas Filipina tapi Belum Dilirik Timnas Indonesia, Jebolan Persib Ini Tampil Starter Lawan Juara Bertahan PFL
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
2 Siswa SMK di Depok Dapat Penghargaan NASA Usai Temukan Celah Sistem Keamanan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
‎Komisi III DPR Bela Mantan ART Erin, Minta Laporan Balik Eks Andre Taulany Dihentikan
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Pramono Anung Sebut Kelenteng Tian Fu Gong PIK 2 Bisa Jadi Destinasi Wisata Religi Jakarta
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.