SES (ERAL) Alihkan Kendali Bisnis Manufaktur dan Perakitan EV kepada XPENG

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

PT Sinar Eka Selaras Tbk atau SES (ERAL) mengalihkan kendali bisnis manufaktur dan perakitan kendaraan listrik (electric vehicle atau EV) kepada XPENG

PT Sinar Eka Selaras Tbk atau SES (ERAL) mengalihkan kendali bisnis manufaktur dan perakitan kendaraan listrik kepada XPENG (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Sinar Eka Selaras Tbk atau SES (ERAL) mengalihkan kendali bisnis manufaktur dan perakitan kendaraan listrik (electric vehicle atau EV) kepada XPENG. Langkah ini dilakukan dalam rangka memperkuat kerja sama antara perseroan dengan mitranya di industri EV.

Bisnis manufaktur dan perakitan EV merek XPENG dikerjakan oleh PT Era Industri Otomotif (EIDO). Perusahaan manufaktur EV kelas premium tersebut sebelumnya dikendalikan penuh oleh ERAL.

Baca Juga:
Erajaya (ERAA) Jadi Distributor Tunggal Mobil Listrik XPENG, Cek Prospek Sahamnya

XPENG International Limited kini menjadi pengendali penuh EIDO. Porsi ERAL di EIDO sebesar 99,99 persen kini menjadi 9,9 persen, sedangkan XPENG memiliki 90,1 persen saham. Komisaris Utama ERAL Budiarto Halim juga kini tak lagi memiliki saham EIDO.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Perjanjian Jual Beli Saham EIDO antara ERAL dan XPENG. Perubahan struktur kepemilikan saham telah disahkan Menteri Hukum pada 13 Mei 2026.

Baca Juga:
Produsen EV Xpeng Diperkirakan Mulai Produksi Massal Mobil Terbang Mulai 2027

Corporate Secretary ERAL, Badar Teguh Mancik Alam mengatakan, peralihan saham tersebut tak berdampak material bagi ERAP. Seluruh aktivitas distribusi, penjualan, dan layanan purna jual XPENG tetap dijalankan oleh perseroan melalui PT Era Inovasi Otomotif (EIVO) dan PT Era Dealer Otomotif (EDOO).

"Perubahan kepemilikan hanya terjadi pada level manufaktur melalui EIDO, entitas yang fokus pada kegiatan manufaktur dan perakitan kendaraan listrik di Indonesia. Dalam struktur tersebut, XPENG menjadi pemegang saham mayoritas pada EIDO," katanya dalam keterbukaan informasi, Senin (18/5/2026).

Perseroan memandang kendali XPENG pada bisnis manufaktur dan perakitan EV sebagai bagian dari penguatan kolaborasi strategis jangka panjang antara Erajaya Active Lifestyle dan XPENG dalam mendukung pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapabilitas pada aspek manufaktur dan perakitan kendaraan listrik, sekaligus mendukung fokus ekspansi dan pengembangan solusi mobilitas cerdas yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," ujarnya.

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shopee Gelar Apresiasi Jurnalistik UMKM 2026, Berhadiah Ratusan Juta Rupiah
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
BRI Super League: PSIM Menang atas Madura United, Begini Komentar Jean-Paul van Gastel
• 22 jam lalubola.com
thumb
John Herdman Incar 6 Pemain Diaspora untuk Proyek Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030: Tersebar di Jerman, Belanda, AS, dan Australia
• 7 jam lalubola.com
thumb
Baznas Sebut Zakat Menjadi Mesin Redistribusi Ilmu dan Kesejahteraan
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Dulu Favoritnya Wisatawan Malaysia, RM Pagi Sore Kini Diancam Boikot karena Salah Tuduh Tak Bayar
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.