Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi Akan Buka Pendaftaran Siswa Baru, Kuota 21 Ribu Tanpa Sistem Zonasi

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Sekolah Maung gagasan Dedi Mulyadi akan segera buka pendaftaran siswa baru. Dikabarkan kuota penerimaan sebanyak 21 ribu siswa tanpa adanya sistem zonasi.

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk program Sekolah Manusia Unggul (Maung) akan dibuka pada 25 hingga 29 Mei 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto mengatakan jika Sekolah Maung akan menjadi pembuka rangkaian SPMB 2026 di Jawa Barat. Terdapat 41 sekolah negeri yang ditetapkan masuk program Sekolah Maung.

"Kita mulai nanti pada tanggal 25 sampai 29 Mei, kita akan membuka SPMB Sekolah Maung," ujar Purwanto, dikutip dari Tribun Jabar.

"Sekolah yang telah ditetapkan oleh Pak Gubernur sebanyak 28 SMA Neegri di Jawa Barat kemudian ada 13 SMK Negeri di Jawa Barat," tambahnya.

Lebih lanjut, Sekolah Maung nantinya tidak akan menggunakan sistem zonasi. Seluruh proses seleksi hanya menggunakan jalur prestasi akademik dan non-akademik.

"Ini nanti tidak menggunakan lagi sistem zonasi. Sekolah Maung ini adalah sekolah yang hanya menggunakan jalur prestasi baik itu prestasi akademik maupun non akademik," jelasnya.

Jalur akademik akan mempertimbangkan potensi akademik, kemampuan akademik hingga kategori cerdas bakat istimewa. Sementara jalur non-akademik dibuka bagi siswa yang memiliki sertifikat prestasi di bidang seni, olahraga, keagamaan maupun kepemimpinan.

"Yang non-akademiknya bisa menggunakan sertifikat-sertifikat kejuaraan baik dalam bidang seni, olahraga maupun keagamaan dan kepemimpinan," ujar Purwanto.

Penamaan Sekolah Maung Diprotes Siswa, Dedi Mulyadi Beri Respons Ini

Setelah gagasan Sekolah Maung sampai di telinga para siswa, beberapa dari mereka justru melayangkan protes. Seperti pada video yang beredar di TikTok, sejumlah siswa SMA 5 Bandung berpendapat bahwa nama Maung akan mengganti nama SMA yang sudah ikonik.

 

Selain itu, ada pula yang berpendapat bahwa penamaan Maung terasa aneh. Menanggapi hal tersebut, Dedi pun menyampaikan reaksinya.

"Aneh pas saat nyebut aja sih Om. Jadi misalkan dari SMA mana? Maung 5 gitu, kan jadi aneh," kaya salah satu siswa.

Menurut Dedi, SMA Maung hanyalah istilah. Dalam artian bukan menjadi penamaan.

"Buat adikku yang ganteng-ganteng, yang pinter-pinter, SMA Maung itu istilah, bukan menjadi penamaan. Maung itu Manusia Unggul. Artinya, pengganti dari kalimat favorit," kata Dedi.

"Karena manusia unggul tuh bukan hanya akademik saja, non-akademik juga merupakan keunggulan. Dia menjadi pemain sepak bola handal, itu juga unggul. Manusia unggul itu," tambahnya.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi juga menjelaskan bahwa tidak ada perubahan nama SMA yang sudah ada sejak lama. Seperti contoh SMA 3 Bandung, SMA 5 Bandung, SMA Negeri 1 Purwakarta, SMA Negeri 1 Subang, SMA Negeri 1 Indramayu, namanya tidak akan berubah.

"Nanti tidak ada perubahan istilah, SMA 3 Maung Bandung, SMA 5 Maung Bandung, enggak ada istilah begitu."

"Sekolahnya tetap seperti dulu, SMA 1, SMA 3, SMA 1 Kabupaten Bogor, SMA mana, diseluruh Provinsi Jawa Barat sama namanya ya," ujar Dedi.

Kini Sekolah Maung gagasan Dedi Mulyadi akan segera membuka pendaftaran siswa baru. Dikabarkan kuota penerimaan mencapai sebanyak 21 ribu siswa tanpa adanya sistem zonasi. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkab Sleman Periksa Ante-mortem Hewan Kurban dari Luar Daerah
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kurban dan Dam di Tanah Air, Manfaat Konkret dari Jemaah Haji untuk Bangsa
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Soal RUU Polri, Anggota Komisi III Tekankan Pentingnya Reformasi Kultur
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Baznas: Zakat tak sekedar ritual fiskal, tapi mesin redistribusi ilmu
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
5 Zodiak yang Paling Sering Gonta-Ganti Pacar, Ada yang Cepat Bosan!
• 2 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.