Komisi XI DPR Desak Gubernur BI Mundur usai Rupiah Melemah

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio mendesak Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mundur usai Rupiah melemah.

Hal itu ia tegaskan dalam rapat bersama jajaran BI, Senin, 18 Mei 2026.

BACA JUGA:Melempem Seharian hingga Penutupan, Bos IHSG Beralasan Bursa Kena Imbas Long Weekend

"Anda sebagai pimpinan Bank Indonesia, sebagai tokoh utamanya, harus gentleman Pak. Harus berani melawan, ada apa ini? Kenapa ini? Pak Perry yang saya hormati, kadang-kadang Pak, kalau kita mengambil tindakan gentleman itu bukan penghinaan Pak. 

Saya berikan contoh, mungkin saatnya sekarang Bapak mengundurkan diri. Tidak ada salahnya," kata Primus.

BACA JUGA:Komdigi Blokir Ribuan Nomor Penipu yang Mengaku Sebagai Anggota DPR dan Pejabat

Politikus PAN itu menilai langkah mundur bukan sesuatu yang memalukan bagi seorang pejabat publik.

"Itu bukan sikap penghinaan Pak. Anda akan lebih dihormati seperti di Korea ataupun di Jepang, kalau Anda tidak bisa melakukan tugas Anda dengan baik, seperti itu. Tidak ada salahnya," imbuhnya.

Ia menyebut indeks rupiah juga menunjukkan tekanan terhadap mata uang negara lain. 

BACA JUGA:Gerakan Nasional Migran Aman Diluncurkan, Pemerintah Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir

Dengan kondisi semacam ini, investor global mempertanyakan kapabilitas otoritas bank sentral dalam meredam gejolak nilai tukar.

“Ini yang menurut saya harus tajam dipertanyakan, di pertemuan terakhir saya pertanyakan (rupiah) di Rp 16.800 (per US$) kenapa rupiah kita ini lemah. Kalau dibandingkan, dan ironisnya, (melemah) terhadap semua mata uang,” ujar dia.

Primus menilai pelemahan rupiah tidak hanya terjadi terhadap dolar AS, tetapi juga terhadap sejumlah mata uang lain seperti dolar Singapura, dolar Australia, ringgit Malaysia, hingga euro.

BACA JUGA:Harga Sapi Kurban Hampir Setara Motor NMAX, Pedagang: Bukan Naik Harga tapi Ganti Harga

“Ini harus kita lihat dengan realita. Kita tidak bisa berdiam diri,” tegasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Kasus Positif Hantavirus Ditemukan di DKI, Dinkes Pantau 6 Suspek dan Perketat Kewaspadaan
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Sambut Peserta Yamaha MAXi Day 2026, Bupati Bone Touring Bersama Ribuan Peserta
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Data Terbaru OJK Catat Bancassurance Kuasai 40,4% Premi Industri Asuransi Jiwa
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Kebakaran Pabrik Plastik di Kapuk Jakbar, Asap Hitam Membubung
• 3 jam laludetik.com
thumb
Baleg DPR Harap Tak Ada Multitafsir Lembaga Penghitung Kerugian Negara
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.