FAJAR, MADRID—Seperti yang telah dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Real Madrid dan Jose Mourinho telah mencapai kesepakatan penuh dengan sang manajer kembali ke Santiago Bernabeu pada akhir musim ini.
Pelatih asal Portugal itu akan meninggalkan SL Benfica dan menggantikan Alvaro Arbeloa sebagai manajer Real Madrid, setelah menyetujui kontrak dua tahun hingga 2028.
Sekarang, menurut COPE, Mourinho sepenuhnya yakin bisa membalikkan keadaan di Real Madrid – baik di dalam maupun di luar lapangan.
Real Madrid saat ini sedang mengalami fase sulit, belum memenangkan trofi besar selama dua musim berturut-turut, sementara Barcelona sedang berada di puncak performa di bawah asuhan Hansi Flick.
Sementara itu, ruang ganti Los Blancos berada dalam keadaan kacau balau, dengan perpecahan, politik, dan perselisihan internal yang merajalela.
Oleh karena itu, prioritas utama Real Madrid adalah memulihkan ketertiban dan disiplin di ruang ganti, dan mereka siap mengambil tindakan drastis jika diperlukan.
Dan, Mourinho, di pihaknya, sangat yakin bahwa ia dapat mengubah situasi di klub, baik di lapangan sepak bola maupun di dalam ruang ganti.
Dikutip Madrid Universal, menurut media tersebut, Mourinho memiliki empat permintaan yang diajukan kepada Real Madrid yang telah disetujui sepenuhnya oleh klub.
Permintaan pertama adalah agar ia diizinkan untuk ikut campur dalam transfer – baik dalam hal posisi yang perlu diperkuat maupun target untuk area tersebut.
Setelah itu, Mourinho juga menginginkan jaminan bahwa tidak akan ada campur tangan dari manajemen klub terkait hal-hal di ruang ganti – mulai dari latihan hingga pemilihan pemain.
Pelatih asal Portugal itu juga meminta klub untuk tidak mengadakan konferensi pers yang tidak perlu, dan meminta untuk membawa stafnya sendiri ke Santiago Bernabeu.
Dan, Real Madrid telah menyetujui semua permintaannya, dengan kembalinya Mourinho diperkirakan akan diresmikan setelah berakhirnya musim La Liga. (amr)





