Usai Kasus Dugaan Child Grooming Viral, Siswa SMK di Tangsel Laporkan Kelakuan Eks Kepsek

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sejumlah siswa dan alumni SMK Letris 2 Pamulang, Tangerang Selatan, mulai melaporkan kelakuan yang diduga dilakukan mantan kepala sekolah mereka setelah kasus dugaan child grooming viral di media sosial.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Letris 2 Pamulang Firdaus Shaugie mengatakan, laporan dan cerita dari siswa mulai bermunculan setelah pihak sekolah membuka forum yang difasilitasi langsung oleh para guru.

“Setelah kejadian ini kan memantik orang-orang untuk berani speak up, berani berbicara kalau mantan kepala sekolahnya tuh kayak gini,” ujar Firdaus saat ditemui Kompas.com di SMK Letris 2 Pamulang, Tangsel, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Sulap Handuk Jadi Angsa hingga Kepiting, Bekal Sayyid Menuju Kerja ke Kuwait

Dalam forum tersebut, pihak sekolah mempersilakan siswa menyampaikan aduan secara langsung di hadapan guru.

Namun, laporan yang disampaikan diharapkan tidak hanya berupa cerita, melainkan juga disertai bukti.

“Kalau ada bukti sampaikan ke kita, nanti bisa kita tindak dan kita lakukan sesuai prosedur,” kata dia.

Salah satu aduan yang muncul ialah pengakuan seorang siswi yang pernah menerima direct message (DM) dari mantan kepala sekolah berinisial AMA.

Firdaus mengatakan, isi pesan tersebut berkaitan dengan ajakan untuk bercerita secara pribadi kepada mantan kepala sekolah itu.

“Intinya ‘kalau kamu punya bakat tertentu boleh curhat di ruangan bapak atau datang ke rumah bapak'. Intinya sih seperti itu, cuma tadi bahasa-bahasa DM kan agak terputus-putus kayak gitu,” jelas dia.

Menurut Firdaus, berdasarkan keterangan siswa dalam forum tersebut, percakapan itu terjadi pada 2024 dan pesan pertama dikirim oleh mantan kepala sekolah.

Baca juga: Saat Kopi Goceng dan View Jakarta di Flyover Jadi Penyelamat Dompet Pekerja...

"Yang DM duluan bapaknya (mantan kepala sekolah)," imbuh dia.

Selain keluhan terkait perilaku mantan kepala sekolah yang kasusnya kini viral, forum itu juga memunculkan dugaan adanya perilaku serupa yang diduga dilakukan guru lain.

Meski demikian, pihak sekolah mengaku akan menampung terlebih dahulu seluruh aspirasi dan laporan yang disampaikan siswa.

"Jadi semua aspirasi tadi difasilitasi dan dimoderatori oleh MPK (Majelis Permusyawaratan Kelas)," kata dia.

Setelah laporan siswa dikumpulkan, pihak sekolah berjanji akan melakukan evaluasi terhadap pola interaksi antara guru dan siswa setelah kasus tersebut mencuat.

Selain itu, sekolah juga berencana membentuk tim khusus untuk pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah.

"Kita sama pihak yayasan tadi sepakat deal ya untuk ke depannya kita akan evaluasi banget nih, SOP-nya kita akan perbaiki lagi untuk bagaimana kedekatan siswa dengan guru dan sebagainya," kata dia.

Baca juga: Dituntut Penjara dan Dipecat dari TNI, 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BUMN Ajukan Pleidoi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sebelumnya, dugaan child grooming di SMK Letris 2 Pamulang mencuat setelah beredarnya saluran WhatsApp berisi foto dan video kedekatan mantan kepala sekolah dengan seorang siswi berinisial S.

Kasus tersebut kini turut ditangani kepolisian setelah ramai menjadi sorotan publik dan memicu aksi siswa di lingkungan sekolah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belasan Tahun Mau Go Private, SCPI Kembali Tender OfferBuat Delisting
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lomba lukis tong sampah di Cimahi ajak warga peduli lingkungan
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
5 WNI Ditangkap Israel Saat Konvoi Kapal Menuju Gaza, 4 di Antaranya Jurnalis
• 4 jam laludetik.com
thumb
Dibuka Hari Ini, Ini Tempat Penjualan Tiket Konser The Weeknd Jakarta
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polisi Berpangkat Bripka Diduga Terlibat Kasus Kampung Narkoba Samarinda, Diamankan Brimob Kaltim
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.