Rotterdam (ANTARA) - Kapal pesiar MV Hondius yang terdampak hantavirus tiba di pelabuhan Rotterdam, Belanda, pada Senin (18/5), untuk menjalani disinfeksi, sekaligus mengakhiri pelayaran yang menjadi perhatian otoritas kesehatan internasional baru-baru ini.
Para awak kapal akan segera menjalani karantina. Mereka yang tidak dapat segera kembali ke negara asal akan menjalani karantina di Belanda, kata kementerian kesehatan Belanda pada pekan lalu.
Menurut Oceanwide Expeditions, operator kapal Belanda tersebut, saat ini terdapat 27 orang di atas kapal, termasuk 25 awak kapal dan dua tenaga kesehatan.
Kelompok tersebut terdiri dari 17 warga negara Filipina, empat warga negara Belanda, empat warga negara Ukraina, satu warga negara Rusia, dan satu warga negara Polandia. Sebagian besar dari mereka akan menjalani karantina selama enam pekan di Rotterdam.
"Para awak kapal dan tenaga kesehatan yang tersisa di atas MV Hondius akan turun secara bertahap setelah tiba di Rotterdam, dalam koordinasi erat dengan proses pembersihan," kata Oceanwide Expeditions dalam sebuah pernyataan pada Minggu (17/5).
Para awak kapal akan segera menjalani karantina. Mereka yang tidak dapat segera kembali ke negara asal akan menjalani karantina di Belanda, kata kementerian kesehatan Belanda pada pekan lalu.
Menurut Oceanwide Expeditions, operator kapal Belanda tersebut, saat ini terdapat 27 orang di atas kapal, termasuk 25 awak kapal dan dua tenaga kesehatan.
Kelompok tersebut terdiri dari 17 warga negara Filipina, empat warga negara Belanda, empat warga negara Ukraina, satu warga negara Rusia, dan satu warga negara Polandia. Sebagian besar dari mereka akan menjalani karantina selama enam pekan di Rotterdam.
"Para awak kapal dan tenaga kesehatan yang tersisa di atas MV Hondius akan turun secara bertahap setelah tiba di Rotterdam, dalam koordinasi erat dengan proses pembersihan," kata Oceanwide Expeditions dalam sebuah pernyataan pada Minggu (17/5).





