Dony Oskaria Tindaklanjuti Penyesuaian Bunga PNM Mekaar Jadi 8 Persen untuk Perkuat Pembiayaan Ultra Mikro

pantau.com
11 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menindaklanjuti penyesuaian suku bunga program PNM Mekaar menjadi 8 persen melalui rapat bersama jajaran Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk serta Direksi dan Komisaris PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Langkah tersebut dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan akses pembiayaan bagi keluarga prasejahtera dan pelaku usaha ultra mikro semakin terjangkau dan tepat sasaran.

Dony menegaskan penguatan pembiayaan ultra mikro harus mampu memperluas akses usaha masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

"Penguatan pembiayaan ultra mikro harus mampu memperluas akses usaha masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan," ujar Dony.

Fokus Penguatan Akses Permodalan Perempuan Pelaku Usaha

Fokus pembahasan dalam rapat tersebut mencakup penguatan akses permodalan bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Penguatan akses pembiayaan itu tetap memperhatikan keberlanjutan bisnis, kualitas pembiayaan, serta kesehatan ekosistem Ultra Mikro Holding.

Program penguatan dilakukan agar manfaat pembiayaan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Hingga saat ini, program PNM Mekaar telah melayani lebih dari 16,2 juta nasabah kelolaan.

Seluruh nasabah PNM Mekaar merupakan perempuan pelaku usaha ultra mikro di berbagai daerah di Indonesia.

PNM Mekaar Dinilai Strategis Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Program PNM Mekaar dinilai menjadi instrumen strategis dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan.

Dalam pertemuan tersebut, Dony kembali menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program pembiayaan ultra mikro agar terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BP BUMN dan Danantara mendukung penguatan program pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.

Melalui sinergi antar-BUMN, program pembiayaan ultra mikro diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, memperluas akses ekonomi produktif, serta menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang lebih merata di seluruh Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Gagalkan Peredaran 32 Kilo Sabu asal Malaysia, Pelaku Dibekuk di Cilincing
• 19 jam laludisway.id
thumb
Celios Minta Pemerintah Siapkan Mitigasi PHK akibat Tekanan Rupiah
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BPS Catat Harga Cabai Merah dan Minyak Goreng di 200 Lebih Kabupaten/Kota
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Aldi Taher Kembali Minta Maaf ke Dewi Perssik: Akan Lebih Bijak dan Jaga Privasi
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Ketidakpastian di Pasar Saham Masih Tinggi, BEI Ingatkan Ini pada Investor
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.