Puasa Dzulhijjah 2026, Catat Tanggal, Niat, dan Keutamaannya

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG — Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang paling mulia. Tak hanya menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji, bulan ini juga dipenuhi dengan amalan sunnah yang sangat dianjurkan, salah satunya adalah puasa Dzulhijjah. 

Dikutip dari Baznas Kota Semarang, puasa Dzulhijjah termasuk ke dalam amalan yang sangat dianjurkan pelaksanaannya karena memiliki nilai ibadah yang sangat berlimpah. Di antara jadwal pelaksanaan puasa Dzulhijjah, terdapat puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang memiliki keutamaan luar biasa. 

Puasa Tarwiyah memiliki keutamaan yang luar biasa karena memiliki makna mendalam sebagai bentuk persiapan dan penyucian diri menjelang hari Arafah. Sementara itu, puasa Arafah sangat dianjurkan pelaksanaannya karena bisa menghapuskan dosa-dosa kecil satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.

Selain itu, pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan agar umat Islam di seluruh dunia dapat turut merasakan nikmat yang sedang dirasakan oleh para jamaah haji yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci. 

Bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan haji, menjalankan puasa sunnah mulai dari 1-9 Dzulhijjah menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan. Menunaikan puasa Dzulhijjah bukan hanya sekadar menahan diri dari rasa lapar, melainkan juga untuk memperbanyak amal kebaikan. 

Agar bisa mempersiapkan diri untuk menyambut amalan-amalan sunnah di bulan ini, umat Islam perlu mengetahui tanggal hingga keutamaan pelaksanaan puasa Dzulhijjah. Berikut ini informasi lengkap mulai dari niat, tanggal, hingga keutamaan puasa Dzulhijjah. 

Tanggal Puasa Dzulhijjah 2026 

1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026 

2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026 

3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026 

4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026 

5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026 

6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026 

7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026 

8 Dzulhijjah: Senin 25 Mei 2026 (Puasa Tarwiyah) 

9 Dzulhijjah: Selasa, 26 Mei 2026 (Puasa Arafah) 


Niat Puasa Dzulhijjah 

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى 

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ.    

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’âlâ.”  


Niat Puasa Tarwiyah 

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى      

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.    

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”


Niat Puasa Arafah 

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى      

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.     

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”   


Keutamaan Puasa Dzulhijjah 

Mengutip dari Baznas, terdapat sejumlah keutamaan dari pelaksanaan puasa dzulhijjah yang belum diketahui banyak umat Islam. Berikut ini sejumlah keutamaan dari puasa dzulhijjah: 

1. Menghapus dosa-dosa masa lalu

Melaksanakan puasa Dzulhijjah, khususnya pada tanggal 9 Dzulhijjah (puasa Arafah) diketahui dapat menghapus dosa dua tahun. Rasulullah SAW bersabda: 

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ  

Artinya: Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu (HR Muslim).


2. Dilipatgandakan pahalanya 

Pahala ibadah pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat dibanding ibadah di bulan lainnya. Rasulullah SAW bersabda: 

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيْهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan salat pada malam Lailatul Qadar” 


3. Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW

Selain mendapatkan pahala yang berlimpah, melaksanakan puasa Dzulhijjah juga sekaligus menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW. Hal ini karena sebelumnya Rasulullah SAW telah mencontohkan ibadah puasa di hari-hari ini. 


4. Meningkatkan ketakwaan 

Melalui pelaksanaan niat dan puasa Dzulhijjah, seorang umat Islam akan secara langsung melatih kesabaran, rasa syukur, dan keikhlasannya. 

 

5. Dibebaskan dari Siksa Neraka 

Tak hanya menghapus dosa-dosa dua tahun, melaksanakan puasa Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah juga dapat menolong umat Islam dari siksaan api neraka. Rasulullah SAW bersabda: 

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ؟   

Artinya: Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata, “Apa yang mereka inginkan?" (HR Muslim).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kata Toyota Soal Dampak Kenaikan Solar Non-subsidi ke Penjualan Mobil Diesel
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Stok Beras Bulog Jatim Capai 1,3 Juta Ton per Mei 2026
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Dituntut Penjara dan Dipecat dari TNI, 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BUMN Ajukan Pleidoi
• 12 jam lalukompas.com
thumb
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Kemenkes RI Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Indonesia
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Menkeu Purbaya Respons Kritik The Economist, Tegaskan Defisit APBN Terkendali
• 16 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.