Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya memperketat pengamanan jelang laga melawan Persik Kediri pada pekan ke-34 Super League 2025/2026. Kedua tim akan berjumpa di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026) sore.
Pengamanan diperketat untuk memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh suporter yang hadir di stadion. Salah satu fokus utama panpel adalah mencegah masuknya flare, petasan, cerawat, maupun benda berbahaya lainnya ke area tribune.
Jonathan Yohvinno Media Officer Persebaya mengatakan, pihak panpel bersama aparat keamanan akan melakukan pemeriksaan lebih detail di seluruh pintu masuk stadion sebelum pertandingan dimulai.
“Kami mengimbau seluruh Bonek dan Bonita untuk mematuhi aturan yang berlaku, tidak membawa flare, petasan, maupun benda berbahaya lainnya agar pertandingan dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” kata Vino dalam laman resmi klub, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, langkah pengamanan diperketat demi menjaga atmosfer positif dalam laga kandang terakhir Bajul Ijo musim ini, sekaligus menghindari potensi gangguan yang dapat merugikan tim maupun suporter.
Selain pertandingan, manajemen Persebaya juga telah menyiapkan sejumlah hiburan menarik untuk memeriahkan laga pamungkas musim ini.
Berbagai rangkaian acara disiapkan agar ribuan suporter yang hadir bisa menikmati momen penutup kompetisi dengan suasana yang lebih meriah dan berkesan bersama Bajul Ijo.
Sementara itu, laga pemungkas Persebaya di Super League 2025/2026 tersebut dipastikan tidak disiarkan secara langsung di televisi nasional. Laga ini hanya dapat disaksikan melalui layanan streaming.
“Berdasarkan komunikasi kami dengan pihak I-League dan Indosiar, pertandingan Persebaya melawan Persik memang tidak tayang di televisi. Namun laga tetap bisa disaksikan secara live melalui Vidio,” ujarnya. (saf/iss)




