Enam Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pekan ini, China memperingati 60 tahun dimulainya Revolusi Kebudayaan, sebuah momen penting yang menjerumuskan negara itu ke dalam satu dekade kekacauan.

Pada 16 Mei 1966, pemimpin Partai Komunis Mao Zedong memulai kampanye untuk membersihkan negara dari pengaruh kapitalisme dan cara berpikir borjuis—serta menyingkirkan para rivalnya. Sebuah organisasi pemuda bernama Pengawal Merah (Red Guards) kemudian bermunculan di seluruh negeri, menyebarkan ajaran Mao.

Mereka menghancurkan warisan budaya serta memimpin interogasi, penghinaan, dan pemukulan terhadap guru, kaum intelektual, dan pihak-pihak yang dianggap musuh negara.

Revolusi tersebut menyebabkan jutaan orang terusir dan menewaskan sekitar 500.000 hingga dua juta orang. Tahun-tahun penuh gejolak dan pertumpahan darah itu baru berakhir setelah wafatnya Mao pada 1976.

Sejak saat itu, bagaimana menyikapi warisan kontroversial dari era tersebut tetap menjadi tantangan bagi para pemimpin Partai Komunis China.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pilah Sampah dari Sumbernya, Jaga Jakarta Bersih dan Sehat
• 17 jam laludisway.id
thumb
Unggah Foto Mendiang Ibunda dan Sang Adik, Ussy Sulistiawaty Tulis Pesan Pilu: Aku Rindu
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Daesang Tampil sebagai Pemimpin Industri Makanan Global di Ajang THAIFEX-Anuga Asia 2026
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Dedi Mulyadi Berencana Bagi Pajak Hasil Tambang di Bogor Sebesar 70 Persen untuk Masyarakat, Ini Alasannya
• 20 jam lalugrid.id
thumb
KPK Periksa Heri Black Jadi Saksi Kasus Korupsi Ditjen Bea Cukai
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.