Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kenali Cara Penularannya ke Manusia

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kasus Hantavirus mulai menjadi perhatian di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap penyakit menular yang berasal dari hewan. Penyakit yang ditularkan melalui tikus ini diketahui dapat menyebar melalui udara hingga kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi. 

Sebab itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area yang rawan menjadi sarang tikus. Scroll untuk info lebih lanjut... 

Baca Juga :
3 Orang di Jakarta Positif Hantavirus, 6 Lainnya Masih Suspek
Waspada Hantavirus! Pemprov DKI Ungkap Cara Ampuh Bersihkan Kotoran Tikus

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengungkapkan, hingga saat ini terdapat tiga kasus positif Hantavirus dan enam kasus suspek yang masih dalam pemantauan ketat tenaga kesehatan.

"Kita masih menemukan ada tiga kasus positif yang kemarin sudah saya sampaikan, tapi ada enam suspek yang masih terus kami monitor sampai dengan hari ini," kata Ani di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin, 18 Mei 2026.

Menurut Ani, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah menindaklanjuti surat kewaspadaan dari Kementerian Kesehatan terkait penyebaran Hantavirus. Surat edaran kewaspadaan juga sudah disampaikan ke seluruh fasilitas kesehatan di wilayah Jakarta agar proses deteksi dini dapat dilakukan lebih cepat.

Selain itu, sejumlah rumah sakit umum daerah atau RSUD juga telah ditetapkan sebagai rumah sakit sentinel guna memperketat pengawasan terhadap pasien yang diduga terpapar Hantavirus.

"Juga ada tim gerak cepat yang terus melakukan sistem kewaspadaan dini apabila memang ada peningkatan kasus yang cukup signifikan," ujar Ani.

Ia menjelaskan bahwa Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui tikus. Karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai jalur penularan virus tersebut agar bisa melakukan langkah pencegahan secara efektif.

Ani mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat membersihkan area yang menjadi tempat hidup tikus, termasuk gudang, plafon rumah, sudut dapur, hingga tempat penyimpanan barang yang jarang dibersihkan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

"Harus ada kewaspadaan karena penularannya ada beberapa macam," papar Ani.

Penularan Hantavirus, lanjut dia, bisa terjadi melalui inhalasi aerosol dari kotoran tikus, air liur, maupun urine tikus yang telah terkontaminasi virus. Saat kotoran tikus mengering lalu bercampur dengan udara, partikel tersebut dapat terhirup manusia dan menyebabkan infeksi.

Baca Juga :
Legislator DKI Minta Edukasi-Mitigasi Hantavirus di Jakarta Diperkuat
10 Kebiasaan Jorok yang Mengundang Tikus ke Rumah, Waspada Risiko Hantavirus!
WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus Bisa Bermunculan, Minta Semua Negara Bersiap

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR RI Minta Laporan Erin Terhadap Herawati Tak Diproses
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Klasemen Super League 2025/2026: Persib Bandung Selangkah Lagi Kunci Gelar Juara
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Sule Akui Sudah Tahu Rencana Pernikahan Nathalie Holscher, Siap Hadir Jika Diundang
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Mantan ART Erin Ajukan Perlindungan ke LPSK Usai Laporkan Dugaan Penganiayaan
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.