Gubernur BI Optimis Nilai Tukar Rupiah Bakal Stabil

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan kembali stabil.

"Yakin stabil," ujar Perry usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.

Baca Juga :
Purbaya Bakal Guyur Pasar Obligasi Rp 2 Triliun per Hari, Tujuannya Bikin Rupiah Stabil
Rupiah Ditutup Makin Anjlok ke Rp 17.668 Per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Ilustrasi rupiah dan dolar
Photo :
  • VIVA/Davro

Namun demikian, Perry tidak dapat memastikan kapan rupiah akan bergerak stabil.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kepada Presiden Prabowo terkait kondisi ekonomi Indonesia dalam keadaan bagus, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga cukup aman untuk mendukung program prioritas.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa pondasi fiskal Indonesia dalam keadaan bagus. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan lebih melakukan sosialisasi kepada pasar modal, dan investor.

"Kondisi ekonomi bagus, anggaran juga bagus enggak ada masalah, fondasi ekonomi betul-betul bagus. Cuma nanti sosialisasi-sosialisasi lebih bagus ke pasar, ke investor juga seperti apa," kata Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan pemerintah sudah masuk ke pasar obligasi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Secara bertahap, pemerintah akan meningkatkan nilai investasi terhadap surat utang. Dengan demikian, aliran modal asing kembali masuk ke Indonesia dan diharapkan dapat memperkuat posisi rupiah.

Purbaya juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan dibacakan strategi fiskal berdasarkan arahan Presiden Prabowo.

Mata uang Dolar AS
Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah jadi Rp17.668 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.597 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.666 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.496 per dolar AS. (Ant)

Baca Juga :
ESDM Jamin Harga LPG Subsidi Tak Naik Meski Rupiah Melemah
Legislator DPR Semprot Gubernur BI: Dolar AS Tembus Rp17.600, Tapi Masih Dibilang Stabil!
Purbaya Beberkan Bedanya Kondisi Ekonomi RI Sekarang dengan Momen Krisis 1998

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahasa Inggris Jadi Pelajaran Wajib Siswa SD Mulai 2027, Kemendikdasmen Fokus Latih Guru
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Resep Ayam Goreng Presto Empuk sampai Tulang Lunak, Begini Rahasianya!
• 19 jam laluherstory.co.id
thumb
Keselamatan Jurnalis Indonesia di Flotilla Gaza jadi Sorotan, di Tengah Intersepsi Militer Israel
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Gamelan di SMP Satu Atap Kudus Hilang, Polisi Buru Pelaku
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Penipuan Tambang Nikel, Korban Desak Hakim Hukum Berat Hermanto Oriep
• 8 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.