JAKARTA, DISWAY.ID - Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) Tiyo Ardianto membuatkan Surat Permohonan Maaf secara terbuka untuk diisi oleh para pendukung 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat Pemilu 2024 lalu.
Surat tersebut memang sengaja dibuatkan oleh Tiyo yang bisa diisi dan ditandatangani oleh para pendukung 02 yang mencoblos dan memilih Prabowo-Gibran saat itu.
BACA JUGA:Masa Jabatan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Selesai Akhir Maret, Lanjutkan Pergerakan Mewaspadai Kegelapan RI
Kembali, Tiyo melontarkan narasi Presiden Bodoh yang pernah beberapa kali ia ungkapkan sebelumnya.
“Memilih pemimpin bodoh itu kesalahan, tapi membiarkannya terus berkuasa itu kebodohan. Silakan,” tulis Tiyo Ardianto lewat caption.
BACA JUGA:Jabatan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Selesai, Penggantinya Diminta Sama Kritisnya Berani Lawan Prabowo dan MBG
Surat itu dengan jelas memuat kata permohonan maaf atau penyesalan karena telah memilih 02 saat Pemilu 2024.
Begini isinya:
SURAT PERMOHONAN MAAF
Saya yang bertanda tangan di bawah ini
Nama :
Alamat :
Dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena telah memilih PRABOWO - GIBRAN pada Pemilihan Presiden Republik Indonesia 2024.
Demikian permohonan maaf ini saya buat sebagai bentuk PENYESALAN karena melihat betapa BOBROKNYA ΚΕΡΕΜΙMPINAN NASIONAL hari ini yang menjadi jalan pintas kehancuran bangsa ditandai dengan berkuasanya orang-orang tanpa kompetensi, nestapa politik, dan carut-marutnya ekonomi.
- 1
- 2
- »





