Menhan hingga Panglima TNI Rapat di DPR, Bahas Pasukan Perdamaian

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Robi Herbawan, dan para kepala staf angkatan mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR, Selasa (19/5/2026).

Ketua Komisi I DPR Utut Adianto mengatakan, rapat ini dibuka untuk umum dan akan membahas  perkembangan dinamika geopolitik global hinigga pasukan perdamaian di Timur Tengah.

"Saya mohon persetujuan, rapat kami buka dan terbuka untuk umum. Apakah Pak Menhan setuju? Rapat kami buka dan terbuka untuk umum," ujar Utut.

Baca juga: Menhan ke Siswa Tamtama: Kalian Dipersiapkan Jadi Prajurit yang Setia kepada Negara

Utut menyebutkan, perang di Timur Tengah ini memberi dampak yang luar biasa.

"Selat Hormuz kami beri tanda khusus karena inilah yang menjadi titik 20 persen dari supply minyak dunia. Jadi serangan ke Iran mudah-mudahan tidak membawa kita dalam kesulitan, walaupun tentu berdampak," tuturnya.

Sementara itu, Menhan Sjafrie menyambut gembira Utut yang menggelar rapat pertahanan secara terbuka.

Baca juga: Prabowo Ungkap “Ilmu Komandan”, Panglima TNI dan Kapolri Sengaja Dibikin Bersaing

Sjafrie pun mengungkap alasan mengapa pihak Kemenhan dan TNI tidak banyak berbicara mengenai isu-isu yang berkembang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Jadi kami ingin jelaskan sebagai berikut. Bahwa sesuai dengan tugas pokok kami sebagai pembantu Presiden dan instrumen pertahanan negara yang dipimpin panglima tertinggi Presiden, yaitu TNI, maka kami memang mempunyai prinsip kerja yang namanya line of command dan unity of command," kata Sjafrie.

"Ini memang yang kita jaga bersama, tetapi bukan berarti kami menutup komunikasi dengan kedaulatan rakyat," imbuh dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid pada Akhir Musim 2025/26 Setelah 23 Tahun Mengabdi
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Putin Siap Temui Xi Jinping di Beijing, Pamer Hubungan Solid
• 21 menit lalukumparan.com
thumb
ALERTA! Jurnalis Republika Diculik Tentara Israel saat Ikut Misi Global Sumud Flotilla
• 19 jam laludisway.id
thumb
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Lima Calon Haji Embarkasi Aceh Dirawat di Arab Saudi
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.