REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR, – Pemerintah Provinsi Bali merencanakan pengembangan layanan taksi laut sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan di kawasan Canggu. Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyatakan bahwa rute ini akan menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai langsung ke Canggu, Senin (tanggal berita).
Langkah ini diambil setelah maraknya laporan kemacetan parah di Shortcut Canggu yang banyak dibahas di media sosial. Giri Prasta menjelaskan bahwa pelebaran jalur darat terbatas karena adanya tempat ibadah umat Hindu di sekitar wilayah tersebut.
Pemerintah Bali kini bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung dan pemerintah pusat untuk mengembangkan rute taksi laut ini. Rencana tersebut melibatkan pembangunan beberapa titik stopover yang juga berfungsi sebagai pemecah ombak untuk melindungi pesisir pantai.
Selain itu, pemerintah akan memperlebar sempadan pantai hingga 120 meter dari permukaan laut guna mendukung operasi taksi laut. Dengan adanya jalur laut ini, masyarakat diharapkan memiliki alternatif perjalanan selain melalui Shortcut Canggu.
Meski fokus saat ini tidak pada pembangunan jalan baru di Canggu, Pemprov Bali tetap berkomitmen untuk mengatasi kemacetan di titik lain di pulau tersebut, termasuk rencana pembangunan underpass di Jimbaran dan Tohpati.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.