HARIAN FAJAR, MAKASSAR — Kantor Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BO) Panakkukang menggelar simulasi penanganan kebakaran sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini diikuti seluruh pekerja dan petugas penunjang operasional di lingkungan kantor.
Simulasi dilakukan dengan memperagakan prosedur evakuasi saat terjadi kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga langkah penyelamatan dokumen dan aset penting perusahaan. Pegawai diarahkan untuk memahami jalur evakuasi dan titik kumpul aman saat kondisi darurat terjadi.
Petugas Penunjang Operasional (PPO) Logistik BRI BO Panakkukang, Hilman, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan.
Menurutnya, simulasi rutin diperlukan agar seluruh pekerja memahami langkah cepat yang harus dilakukan ketika menghadapi potensi kebakaran di area kerja. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi kesiapan fasilitas pendukung keselamatan di kantor.
“Melalui simulasi ini, pegawai diharapkan lebih sigap dan tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat. Keselamatan pekerja dan nasabah menjadi prioritas utama,” ujar Hilman, Senin, 18 Mei 2026.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas keamanan, tetapi juga seluruh pekerja di lingkungan kantor. Karena itu, pelatihan dan simulasi akan terus dilakukan secara berkala.
Kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Simulasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan tanggap terhadap risiko bencana maupun keadaan darurat lainnya. (edo)





