JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ikut terlibat aktif dalam upaya pemberantasan begal dan kriminalitas jalanan di ibu kota.
Menurut Kevin, penanganan begal tidak bisa hanya dibebankan kepada Polda Metro Jaya melalui Tim Pemburu Begal yang kini disiagakan 24 jam.
“Pemprov DKI juga tidak boleh lepas tangan. Ini bukan hanya urusan polisi. Pemprov, wali kota, camat, lurah, Satpol PP, Dishub, sampai pengurus wilayah perlu ikut memperkuat pencegahan,” kata Kevin dalam keteranga tertulisnya, dikutip Kompas.com, Rabu (19/5/2026).
Baca juga: Komplotan Jambret di Bundaran HI Ditangkap, 4 WNA Jadi Korban
Ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) dilibatkan untuk memperkuat pengamanan di titik-titik rawan kriminalitas.
Kevin juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur keamanan, mulai dari lampu penerangan jalan hingga kamera pengawas atau CCTV.
“Lampu jalan harus dipastikan menyala, CCTV di titik rawan harus berfungsi, kanal pengaduan warga harus cepat direspons, dan patroli gabungan harus diperkuat,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan di tengah maraknya kasus kriminalitas jalanan di Jakarta, mulai dari begal, jambret, pembacokan, hingga pencurian kendaraan bermotor bersenjata.
Sebelumnya, Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap delapan pelaku pencurian dengan kekerasan yang kerap beraksi di sejumlah titik Jakarta, seperti kawasan Patung Kuda, Cideng, Gandaria, hingga Kebon Jeruk.
Baca juga: Komplotan Jambret Kalung Emas di Jakbar Gunakan Uang Hasil Curian Buat Beli Narkoba
Salah satu kasus yang menjadi sorotan ialah penjambretan terhadap warga negara asing asal Italia di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Berdasarkan pemeriksaan polisi, komplotan tersebut diduga telah melakukan aksi kriminal hingga 120 kali.
Meski demikian, polisi masih memburu lima pelaku lain yang masih buron. Salah satunya diduga membawa senjata api.
Kevin menilai upaya pemberantasan begal harus dilakukan secara serius dan konsisten agar warga merasa aman saat beraktivitas, terutama pada malam hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang