ALERTA! Jurnalis Republika Diculik Tentara Israel saat Ikut Misi Global Sumud Flotilla

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Jurnalis asal Indonesia dari Republika, Bambang Noroyono, dilaporkan diculik oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) saat ikut misi Global Sumud Flotilla di Laut Siprus, Senin, 18 Mei 2026. 

Dalam misi kemanusiaan yang diikuti ratusan aktivis berbagai negara, rombongan itu diadang saat hendak menembus Gaza.

BACA JUGA:Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, Hansi Flick: Saya Tak Suka Hal-hal Seperti Ini!

Dalam video yang dirilis, armada kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 yang ditumpanginya dicegat paksa oleh tentara Zionis di perairan Siprus pada Senin, 18 Mei 2026 siang. Rombongan ini diketahui berangkat dari Turki untuk menuju Gaza, Palestina. 

Berdasarkan laporan Global Sumud Flotilla 2026, operasi pencegatan oleh pasukan penjajah Israel tersebut mulai dilakukan sekitar pukul 11.00 waktu Turki. 

BACA JUGA:Luar Biasa! Survei Membuktikan 83,7 Persen Publik Puas dengan Kinerja Pertamina: Stabilitas Energi Jadi Kunci

Titik pencegatan dilaporkan berada pada jarak sekitar 200 mil laut dari wilayah Jalur Gaza. Bambang, yang akrab disapa Abeng, diketahui berada di atas kapal Boralize sebelum akhirnya ditangkap dan dibawa oleh pasukan Israel.

Menyusul insiden penculikan tersebut, sebuah video pesan darurat atau "SOS" dirilis melalui akun Instagram resmi Republika Online. 

Video yang telah direkam sebelumnya ini merupakan bagian dari protokol keselamatan darurat bagi para peserta pelayaran Global Sumud jika mereka tertangkap oleh tentara Zionis. 

Dalam video yang dirilis Republika, Bambang yang memegang paspor Republik Indonesia dan menyampaikan pesan penting. Ia meminta agar pemerintah segera mengadvokasi insiden intersep tentara Zionis di Perairan Siprus itu. 

BACA JUGA:Pemprov DKI dan Polda Metro Sepakat Kelola Bersama CCTV di Jakarta

"Jika Anda menemukan video ini, mohon disampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Zionis Israel," ujar Bambang dalam rekaman video tersebut.

Bambang juga memohon tindakan nyata dari Pemerintah untuk menyelamatkannya. 

"Saya mohon agar Pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajahan Zionis Israel," ucap Bambang.

Di tengah ancaman terhadap keselamatan nyawanya, Bambang tetap menitipkan pesan nasionalisme dan solidaritas. Ia memohon pada Pemerintah Indonesia untuk terus dan selalu mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Niat Puasa Arafah Jelang Iduladha 2026 untuk Hapus Dosa 2 Tahun
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Kementerian UMKM Rumuskan Kebijakan Biaya Layanan E-Commerce
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Noel Ebenezer Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara: KPK Harus Taubat Nasuha
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
WHO Umumkan Wabah Ebola Darurat Internasional
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Wall Street Anjlok, Pasar Kecewa Hasil Pertemuan Trump dan Xi Jinping
• 20 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.