Jakarta (ANTARA) - Samsung saat ini tengah bersiap mengembangkan ponsel-ponselnya untuk dirilis Galaxy Unpacked Juli 2026 dan salah satunya adalah Galaxy Z Flip8 yang menurut laporan terbaru mungkin saja menjadi HP flip terakhir dari perusahaan itu.
Mengutip Gizmochina, Senin (18/5), kabar ini datang dari pembocor teknologi di Weibo bernama Momentary Digital yang mengemukakan Samsung berpotensi tidak lagi menghadirkan lini Galaxy Z Flip pada tahun depan.
Itu artinya mungkin tidak akan ada Galaxy Z Flip9 pada tahun depan dan apabila Galaxy Z Flip8 dirilis tahun ini maka ponsel tersebut akan menjadi ponsel terakhir dari lini flip Samsung.
Baca juga: Galaxy Z Wide Fold hingga Z Flip8 kantongi sertifikasi di India
Menurut pembocor teknologi itu, perencanaan ponsel pintar biasanya dimulai satu tahun sebelum sebuah produk diluncurkan.
Saat ini ternyata tidak ada informasi awal mengenai kemungkinan Galaxy Z Flip9 dan hal ini meningkatkan keraguan akan masa depan ponsel pintar lipat berbentuk flip.
Ada tiga alasan yang memperkuat spekulasi ini. Pertama, kenaikan biaya produksi yang terjadi beberapa waktu terakhir dapat membuat produsen ponsel pintar tidak tertarik membuat ponsel lipat yang ringkas.
Baca juga: Samsung tengah kerjakan Galaxy Z Trifold 2 yang lebih tipis
Lalu kedua, desain dari ponsel pintar clamshell atau flip saat ini telah mencapai tahap jenuh. Perombakan desain besar-besaran ataupun inovasi dirasa sudah semakin terbatas.
Alasan terakhir, adalah ponsel lipat dengan layar yang lebih lebar diyakini menawarkan lebih banyak pengalaman untuk menunjang produktivitas pengguna sehingga penjualannya dapat menghasilkan pendapatan yang lebih baik.
Pembocor teknologi ini juga menyenggol tren ponsel lipat berlayar lebar kini semakin dilirik oleh konsumen terutama setelah Huawei merilis Pura X Max.
Baca juga: Samsung bakal rilis ponsel lipat varian baru berlayar lebar 7,6 inci
Alasan pembocor teknologi ini yakin Samsung Galaxy Z Flip9 tidak akan dilanjutkan juga melihat kondisi pasar di 2026.
Banyak jenama ponsel pintar yang belum mengenalkan ponsel lipat kelas atas berbentuk flip. Hal ini dapat mengindikasikan adanya perubahan tren di pasar ponsel lipat.
Meski begitu, hal ini baru berupa spekulasi sehingga harus dinantikan kebenarannya seiring berjalannya waktu.
Baca juga: Samsung mungkin tak rilis ponsel "trifold" miliknya di banyak negara
Baca juga: Samsung kembangkan layar lipat yang bisa perbaiki goresan mandiri
Mengutip Gizmochina, Senin (18/5), kabar ini datang dari pembocor teknologi di Weibo bernama Momentary Digital yang mengemukakan Samsung berpotensi tidak lagi menghadirkan lini Galaxy Z Flip pada tahun depan.
Itu artinya mungkin tidak akan ada Galaxy Z Flip9 pada tahun depan dan apabila Galaxy Z Flip8 dirilis tahun ini maka ponsel tersebut akan menjadi ponsel terakhir dari lini flip Samsung.
Baca juga: Galaxy Z Wide Fold hingga Z Flip8 kantongi sertifikasi di India
Menurut pembocor teknologi itu, perencanaan ponsel pintar biasanya dimulai satu tahun sebelum sebuah produk diluncurkan.
Saat ini ternyata tidak ada informasi awal mengenai kemungkinan Galaxy Z Flip9 dan hal ini meningkatkan keraguan akan masa depan ponsel pintar lipat berbentuk flip.
Ada tiga alasan yang memperkuat spekulasi ini. Pertama, kenaikan biaya produksi yang terjadi beberapa waktu terakhir dapat membuat produsen ponsel pintar tidak tertarik membuat ponsel lipat yang ringkas.
Baca juga: Samsung tengah kerjakan Galaxy Z Trifold 2 yang lebih tipis
Lalu kedua, desain dari ponsel pintar clamshell atau flip saat ini telah mencapai tahap jenuh. Perombakan desain besar-besaran ataupun inovasi dirasa sudah semakin terbatas.
Alasan terakhir, adalah ponsel lipat dengan layar yang lebih lebar diyakini menawarkan lebih banyak pengalaman untuk menunjang produktivitas pengguna sehingga penjualannya dapat menghasilkan pendapatan yang lebih baik.
Pembocor teknologi ini juga menyenggol tren ponsel lipat berlayar lebar kini semakin dilirik oleh konsumen terutama setelah Huawei merilis Pura X Max.
Baca juga: Samsung bakal rilis ponsel lipat varian baru berlayar lebar 7,6 inci
Alasan pembocor teknologi ini yakin Samsung Galaxy Z Flip9 tidak akan dilanjutkan juga melihat kondisi pasar di 2026.
Banyak jenama ponsel pintar yang belum mengenalkan ponsel lipat kelas atas berbentuk flip. Hal ini dapat mengindikasikan adanya perubahan tren di pasar ponsel lipat.
Meski begitu, hal ini baru berupa spekulasi sehingga harus dinantikan kebenarannya seiring berjalannya waktu.
Baca juga: Samsung mungkin tak rilis ponsel "trifold" miliknya di banyak negara
Baca juga: Samsung kembangkan layar lipat yang bisa perbaiki goresan mandiri





