Pembelian Dolar AS Makin Diperketat! BI Batasi Maksimal USD25 Ribu Mulai Juni 2026

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Bagi kamu yang hobi mengoleksi atau bertransaksi menggunakan mata uang asing, ada maklumat baru yang wajib dicatat dari Bank Indonesia (BI).
 
Demi menjaga agar nilai tukar rupiah kita di tengah gempuran ketidakpastian global, bank sentral memutuskan untuk kembali mempersempit ruang gerak pembelian dolar AS yang sifatnya spekulatif atau tanpa tujuan kebutuhan riil. 
 
Bank Indonesia (BI) menyampaikan batas pembelian mata uang dolar AS tanpa underlying (dokumen pendukung) yang diperketat menjadi maksimal USD25.000 per pelaku per bulan akan mulai berlaku pada Juni 2026 guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.

“Batas pembelian dolar yang semula USD100.000 menjadi USD50.000 mulai April, kami sampaikan nanti mulai Juni akan diturunkan menjadi USD25.000,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI dilansir Antara, Selasa, 19 Mei 2026.
 
Kebijakan tersebut merupakan penguatan aturan transaksi pasar valuta asing (valas) yang telah berlaku sejak April 2026 melalui penyesuaian ambang batas (threshold) pembelian valas tanpa underlying dari sebelumnya USD100.000 menjadi USD50.000 per pelaku per bulan.
  Baca juga: 5 Bisnis Paling Cuan saat Dolar AS Menguat, Ada yang Cuma Modal Internet Beli boleh, tapi harus sesuai kebutuhan Perry menegaskan bahwa pembelian dolar tanpa underlying tetap diperbolehkan, namun penurunan batas dilakukan agar pembelian valas benar-benar didasarkan pada kebutuhan riil.
 
Ia mengungkapkan, rata-rata proporsi pembelian dolar tanpa underlying turun menjadi 6,5 persen setelah kebijakan penurunan batas menjadi USD50.000 yang berlaku sejak April 2026, dari sebelumnya 10,8 persen pada periode Januari-Maret 2026.
 
Adapun setelah batas kembali diturunkan menjadi USD25.000 mulai Juni 2026, rata-rata proporsi pembelian dolar tanpa underlying diproyeksikan turun menjadi sekitar 3,5 persen.
 
Merespons pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlangsung terutama sejak memanasnya perang di Timur Tengah pada Februari 2026, BI memperkuat efektivitas implementasi kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas rupiah melalui tujuh langkah, termasuk pengetatan batas pembelian dolar tanpa underlying.
 
Upaya tersebut juga di antaranya dilakukan melalui peningkatan intensitas stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak gejolak global melalui intervensi valas dalam jumlah besar di pasar domestik dan luar negeri dengan dukungan cadangan devisa yang dinilai memadai.
 
BI juga memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter dengan mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen sejak Januari 2025 serta menaikkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tenor 12 bulan menjadi 6,41 persen guna menarik aliran modal asing serta menjaga stabilitas rupiah dan inflasi.
 
Di sisi lain, pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder terus dilakukan untuk menjaga likuiditas, memperkuat stabilitas rupiah, dan mendukung koordinasi fiskal-moneter, dengan realisasi mencapai Rp133,39 triliun sejak awal tahun hingga Mei 2026 setelah sebesar Rp332,14 triliun sepanjang 2025.
 
Kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan turut dijaga melalui pertumbuhan uang primer (M0) double digit yang meningkat dari 11,8 persen pada Maret 2026 menjadi 14,1 persen pada akhir April 2026, sejalan dengan koordinasi fiskal dan moneter.
 
Selanjutnya, akselerasi pendalaman pasar valas dilakukan untuk mendukung stabilitas rupiah melalui perluasan transaksi Yuan dan Rupiah dalam skema local currency transaction (LCT) serta penguatan intervensi offshore non-deliverable forward (NDF) jual melalui penunjukan dealer utama.
 
Adapun langkah terakhir ditempuh bank sentral melalui peningkatan pengawasan terhadap bank dan korporasi yang melakukan transaksi pembelian dolar dalam jumlah besar.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri PAN-RB Percepat Transformasi Digital ASN untuk Hadapi Disrupsi AI
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Terungkapnya Dugaan Child Grooming Kepsek SMK Tangsel, Di-Spill di Saluran WA
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Lima WNI Aktivis Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel, 4 Masih Berlayar
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Harkitnas 20 Mei 2026: Logo, Makna dan Twibbon Perayaannya
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.