5 WNI Diculik, Indonesia Desak Israel Bebaskan Seluruh Kapal dan Awak Global Sumud Flotilla

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menyampaikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mendesak Israel membebaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla. Kemlu pun mendesak Israel menjamin kelanjutan pelayaran misi tersebut ke Gaza.

Pernyataan ini disampaikan juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, usai Israel membajak sejumlah kapal Global Sumud Flotilla atau GSF di perairan Siprus, Senin (18/5/2026).

Global Sumud Flotilla mengatakan perahu-perahu mereka dibajak Israel di perairan internasional yang berjarak sekitar 250 mil laut dari pantai Gaza pada Senin.

Kemlu mengatakan 5 dari 9 WNI yang ikut dalam misi GSF, dilaporkan diculik militer Israel. Sedangkan 4 WNI lain yang menaiki kapal-kapal berbeda, dilaporkan masih melanjutkan pelayaran.

Baca Juga: Menlu RI Kecam Penculikan Aktivis Global Sumud Flotilla oleh Israel

"Kementerian Luar Negeri mendesak pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humanitar internasional," kata Yvonne, Selasa (19/5/2026), dikutip dari laporan jurnalis Kompas TV, Cindy Permadi.

Dia menambahkan, Kemlu melalui perwakilan RI senantiasa memantau perkembangan situasi. Pihaknya juga melakukan verifikasi posisi dan kondisi para WNI.

Mengenai WNI yang diculik Israel, Kemlu menyatakan telah melakukan pendekatan dengan otoritas di negara-negara yang dekat dengan lokasi pencegatan.

Kemlu mengatakan akan memastikan akses transit dan pemulangan WNI dapat berlangsung tanpa hambatan keimigrasian.

"Situasi di lapangan masih sangat dinamis. Keempat WNI yang masih berlayar tersebut tetap berada dalam kondisi rawan dan sewaktu-waktu juga dapat mengalami intersepsi atau penangkapan oleh militer Israel," kata Yvonne.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • global sumud flotilla
  • 5 wni diculik israel
  • wni diculik israel
  • Israel
  • Gaza
  • Kemlu RI
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Ibu Aniaya Anak hingga Tewas di Riau, Suami Dipukul Pakai Asbak saat Mencoba Melerai
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Rupiah Terpuruk, Primus Yustisio Singgung Kredibilitas BI dan Minta Perry Warjiyo Mundur
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkab Sidoarjo Mulai Sosialisasi Pengadaan Tanah Flyover Gedangan, Pembebasan Lahan Ditarget Tuntas 2026
• 1 jam lalurealita.co
thumb
Tasming Hamid Dorong Penguatan Karakter ASN Lewat Pembinaan Spiritual, MUI dan IMMIM Beri Dukungan
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Bea Cukai: Pantai Timur Sumatera Masih Jadi Gerbang Utama Masuknya Sabu ke RI
• 30 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.