Sebuah jembatan di Desa Cilebut, Sukaraja, Kabupaten Bogor, roboh pada Sabtu (18/4). Jembatan ini telah roboh selama satu bulan, sehingga menghambat pada aktivitas warga sekitar.
Jembatan tersebut menghubungkan RT 04/RW 10 dan RT 03/RW 05. Panjang jembatan sekitar 12,3 meter.
Dalam kesehariannya, jembatan ini digunakan untuk pejalan kaki maupun sepeda motor. Kondisi roboh itu pun membuat aktivitas keseharian warga terganggu.
“Robohnya udah sebulan lalu. Akses terputus. Untuk sekolah, untuk belanja ke pasar, untuk kerja. Jadi muter jauh,” kata Ketua RW 10, Sapta saat dihubungi, Selasa (19/5).
Sapta menjelaskan robohnya jembatan ini akibat dilanda oleh banjir. Kata Sapta, ada luapan sampah yang menghantam jembatan itu hingga roboh.
“Waktu itu robohnya dikarenakan banjir. Jadi ada luapan sampah menghantam jembatan itu sampai hancur,” ungkapnya.
Akibat vitalnya jembatan ini, warga pun langsung meminta untuk segera direnovasi kepada Kepala Desa Cilebut pada Senin (20/4). Akhirnya, permintaan itu pun diterima hingga Komando Distrik Militer 0621 Siliwangi.
“Alhamdulillah di-ACC karena Pak Prabowo mengatensi jembatan yang roboh dan hancur untuk fasilitas warga wajib dibangun,” ujar Sapta.
“Di-ACC-nya tanggal 16 Mei 2026,” tambahnya.
Renovasi jembatan itu pun dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Dandim 0621, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto, Senin (18/5). Kata Sapta, jembatan ini akan usai paling cepat satu bulan lagi.
“Insyaallah paling cepat satu bulan dari sekarang,” sebutnya.





