Yusril: Pemerintah Upayakan Pembebasan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia (Menko Kumham Imipas) menyatakan prihatin dan menyesalkan penahanan jurnalis oleh tentara Israel saat menjalankan peliputan dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sedang menuju ke Gaza, Palestina.

Yusril memastikan, pemerintah terus berupaya mencari keberadaan sekaligus membebaskan jurnalis Indonesia yang hingga kini masih sulit dihubungi. Mereka yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

“Pemerintah sangat prihatin dan menyesalkan apa yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga negara Indonesia, khususnya para wartawan yang melintasi perairan internasional untuk melakukan kegiatan kemanusiaan membantu para korban konflik di Gaza,” katanya saat berada di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Selasa (19/6/2026).

Ia menyebut, sampai saat ini kondisi jurnalis asal Indonesia itu masih belum bisa dipastikan karena komunikasi belum dapat dilakukan secara optimal.

“Sampai hari ini kita harus ketahui bahwa masih dalam keadaan sulit untuk menghubungi,” ucapnya.

Yusril menegaskan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI juga tengah melakukan berbagai upaya untuk mencari informasi mengenai keberadaan mereka sekaligus mengupayakan pembebasan.

“Kementerian Luar Negeri juga telah melakukan langkah-langkah proaktif untuk mencari keberadaan mereka dan membebaskan mereka,” ujarnya.

Yusril menyebut, upaya pemerintah Indonesia menghadapi kendala karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, sehingga tidak memungkinkan dilakukan perundingan secara langsung.

“Kita tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel dan kita tidak dapat melakukan perundingan langsung dengan pihak Israel,” tuturnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan pemerintah akan terus mengupayakan perlindungan terhadap WNI melalui jalur diplomatik dan hukum dengan melibatkan pihak ketiga.

“Kita tentu akan mengambil upaya-upaya diplomatik dan upaya-upaya hukum melalui pemerintah dan pihak ketiga untuk melindungi warga negara kita yang diculik oleh negara Israel,” tandasnya. (ris/saf/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jubir Kemlu Sebut Kru WNI Kapal MT Ander 25 di Somalia Terpantau Sehat, Gaji Tetap Dibayar
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hyundai Masih Tahan Harga Mobil, Pasar Lagi Kompetitif!
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
KH Said Aqil Siradj Buka Suara Soal Peluang Kembali Pimpin PBNU
• 20 jam lalueranasional.com
thumb
Berangkat Lusa, Menkeu Purbaya Ungkap Persiapan Ibadah Haji
• 16 jam laludetik.com
thumb
Iran dan AS yang Belum Juga Akur
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.