32 Calon Jemaah Haji Nonprosedural Dicegat di Bandara Soetta, Mayoritas Gunakan Visa Kerja Saudi

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, DISWAY.ID-- Petugas Bandara Internasional Soekarno-Hatta  mencegah keberangkatan 32 orang yang diduga hendak melaksanakan ibadah haji secara non-prosedural di Terminal 2F, Jumat, 15 Mei 2026, sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana mengatakan, dari informasi yang diterima, pengungkapan tersebyt berawal dari petugas Imigrasi melakukan pencegahan terhadap 32 penumpang yang akan terbang dengan pesawat ID7157 rute Jakarta–Singapura.

BACA JUGA:DANCOW Indonesia Cerdas 2026, Kompetisi Edukatif untuk Wadah Belajar Interaktif dan Menyenangkan

"Kemudian ditindaklanjuti Polresta Bandara Soetta atas temuan dari petugas imigrasi tersebut," ujar Wisnu, Selasa, 19 Mei 2026.

Meski mengaku berangkat tour wisata ke Hainan, China, banyak di antara mereka menggunakan visa kerja Arab Saudi, sehingga menimbulkan kecurigaan petugas.

Keterangan Berbeda dari Para Calon Jemaah

Dari hasil pemeriksaan, 26 orang mengaku hendak mengikuti paket tour wisata ke Hainan, China selama 6 hari yang diatur oleh Travel F dengan biaya Rp15 juta per orang.

BACA JUGA:2 PRT Ajukan Perlindungan ke LPSK Usai Diduga Dianiaya Majikan di Jaksel

Pembayaran ditransfer ke rekening kantor travel dan rombongan didampingi Tour Leader bernama E M.

Namun lima orang lainnya mengaku secara terbuka bahwa tujuan utama mereka adalah melaksanakan ibadah haji ke Arab Saudi. 

Dua di antaranya, pasangan suami-istri asal Ponorogo berinisial D A dan K A, mengatakan mendaftar melalui Travel T M dengan biaya Rp250 juta per orang setelah mendapat informasi dari TikTok. 

Sementara S N B mengaku didaftarkan oleh anak asuhnya dengan biaya Rp185 juta. Ia berencana menunggu Tasreh atau surat izin resmi haji di Hainan sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.

Sementara itu, E M, Manager Operation F Travel menyatakan bahwa pihaknya hanya bertugas mendampingi perjalanan wisata ke Hainan. 

BACA JUGA:Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

Ia mengaku tidak mengetahui bahwa banyak peserta menggunakan visa kerja Saudi, karena travelnya tidak mengurus visa tersebut.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timwas Haji DPR Apresiasi Pelayanan Haji Tahap Pertama di Madinah | KOMPAS PAGI
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
El Nino Godzilla berpotensi naikkan risiko stunting hingga 25 persen
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Emiten Prajogo Pangestu Jeblok, Harta Menguap Rp300 T, Masih Terkaya?
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
5 Weton Ini Diprediksi Banjir Rezeki Nomplok pada 19 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar Ini?
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Tekan Risiko Banjir di Jaksel, Pramono Resmikan Embung Jagakarsa dan Pemuda
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.