BEI Ungkap Ada Calon IPO Emiten Hiburan, Kabar Listing RANS Milik Raffi Mencuat

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi petunjuk mengenai calon emiten yang akan melantai melalui initial public offering (IPO) dalam waktu dekat. Perusahaan tersebut disebut akan menghimpun dana hingga tiga kali lipat dari PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang telah lebih dulu IPO pada April lalu dengan nilai Rp 302 miliar. 

Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna pun mengungkap kisi-kisi perusahaan yang akan IPO. Perusahaan itu menurut Nyoman salah satunya bergerak di bidang entertainment dan memiliki kebun binatang.

“Itu yang relatif paling besar dari si proceed yang entertainment itu, tapi kalau kami bandingkan proceed-nya yang ini 3 kali lipat,” ucap Nyoman di Gedung BEI, Selasa (19/5).  

Nyoman menjelaskan perusahaan entertainment yang dimaksud bukan bergerak di bidang production house (PH). Menurutnya, bisnis perusahaan yang akan IPO lebih ke sektor hiburan yang bisa dinikmati langsung oleh masyarakat.  

Ia menyebut perusahaan itu memiliki fasilitas seperti kebun binatang yang juga memiliki unsur edukasi bagi anak-anak. Ia mengatakan model bisnisnya berbeda dengan production house yang bergerak di bidang produksi.

Menurut Nyoman ada perusahaan production house ada yang mau IPO, tetapi tidak sebesar yang entertainment yang dimaksud.S alah satu grup hiburan yang diketahui memiliki bisnis kebun binatang adalah milik Raffi Ahmad yaitu BN Zoo di Bangka Belitung dan proyek RANS Carnaval City Zoo di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Peluang RANS Entertainment IPO

Di tengah rencana sejumlah perusahaan IPO di bursa, RANS Entertainment disebut kian dekat menuju penawaran umum perdana saham. Apalagi kisi-kisi calon emiten yang disampaikan Nyoman disebut mengarah ke bisnis RANS.

Melansir DealStreet Asia, sejumlah sumber menyebut rencana melantai di bursa kali ini menjadi yang paling matang dibandingkan beberapa tahun terakhir. Perusahaan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu sebelumnya sempat menjajaki IPO pada 2023 dan 2024 dengan valuasi diperkirakan mencapai Rp 3 triliun. Namun, sejumlah pelaku industri menyebut eksekusi IPO akan berlangsung pada tahun ini.

Nilai penawaran diperkirakan relatif kecil atau bersifat teknikal, dengan potensi dana yang dihimpun sekitar US$ 30-50 juta atau maksimal Rp 885 miliar. Meski begitu, valuasi dan ukuran penawaran masih dalam tahap pembahasan.

Sumber DealStreet Asia juga mengatakan langkah strategis PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek yang diketahui menggenggam sekitar 9-10% saham RANS Entertainment. Konglomerasi media tersebut disebut berminat melepas kepemilikannya melalui aksi IPO itu.

“IPO sedang diprioritaskan tahun ini. Emtek ingin memonetisasi kepemilikannya, dan melakukan RANS dulu,” kata sumber DealStreet Asia, dikutip Selasa (19/5). 

Tak hanya itu proses IPO RANS Entertainment terus berjalan secara tertutup. Perusahaan dikabarkan telah menunjuk sejumlah bank investasi, meski identitas resminya belum diumumkan ke publik. 

Pelaku pasar memperkirakan Mandiri Sekuritas bersama satu perusahaan sekuritas domestik lain berpotensi menjadi penjamin emisi utama. Sumber lain juga menyebut Trimegah Sekuritas diperkirakan terlibat dalam proses penawaran saham perdana tersebut.

Profil RANS Entertainment

RANS yang bermula dari kanal YouTube pada 2015 kini berkembang menjadi ekosistem bisnis yang mencakup media sosial, agensi digital, acara offline, komunitas, hingga kerja sama branding. Perusahaan juga tengah berupaya membangun ekosistem digital terintegrasi di tengah persaingan platform global dan fragmentasi audiens.

DealStreet Asia menyebut dalam struktur pemegang saham, PT Rans Entertainment Indonesia mayoritas dimiliki Raffi Ahmad dengan porsi 78,7%. Posisi pemegang saham terbesar kedua ditempati PT Indonesia Entertainment Group, anak usaha Surya Citra Media di bawah grup Elang Mahkota Teknologi atau Emtek, dengan kepemilikan sekitar 9%.

Nama lain yang tercatat sebagai pemegang saham antara lain Soultan Ariq Rachman dan Dony Oskaria yang masing-masing menggenggam sekitar 3,43%. Dony kini menjabat COO Danantara dan sebelumnya berkarier di CT Corp.

Selain itu, Direktur Utama Vidio sekaligus petinggi SCMA Sutanto Hartono memiliki 1,43% saham. Sementara Nagita Slavina memegang 1,24% dan Kaesang Pangarep menguasai sekitar 1,14%.

Struktur pemegang saham juga mencantumkan Hikmat Janika sebesar 0,86% serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (EBIT) sebesar 0,76%. EBIT merupakan anak usaha Bali Bintang Sejahtera, pemilik klub sepak bola Bali United.

Total modal disetor perusahaan tercatat sekitar Rp 100,84 miliar. Berdasarkan laporan lokal, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjalankan dua entitas utama, yakni PT Rans Entertainment Indonesia dan PT RFA Maju International.

Kedua entitas itu disebut telah membangun jaringan bisnis hiburan yang mencakup sekitar 38 perusahaan afiliasi dengan dukungan investor dari kalangan politikus, birokrat, konglomerat, hingga tokoh yang terkait dengan militer.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merawat Ruang Bermain Anak di Tengah Arus Digital
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Dikepung Militer Israel di Mediterania, 1 Delegasi WNI Dilaporkan Diintersep
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mentan Klaim Program B50 Tak Ganggu Pasokan Minyak Goreng
• 20 menit lalubisnis.com
thumb
Bos SMBC: Perbankan Harus Siap Hadapi Potensi Kenaikan BI Rate
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban
• 9 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.