Wali Kota Dorong Pembelajaran Luar Kelas untuk Kenalkan Identitas Kota Kediri

realita.co
3 jam lalu
Cover Berita

KEDIRI (Realita) - Pemerintah Kota Kediri terus memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan bagi pelajar. Hal tersebut tampak dalam kegiatan Kelas Inspirasi yang digelar di SDN Banjaran 5, Selasa (19/5).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajar langsung siswa dengan materi wawasan kebangsaan. Menurutnya, penanaman rasa cinta tanah air perlu dilakukan sejak usia dini karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa.

Baca juga: Jalan Kota, Ketahanan Pangan hingga Banpol Jadi Prioritas Raperda Kota Kediri

“Hari ini kita melakukan kegiatan mengajar di SDN Banjaran 5 dengan tema wawasan kebangsaan. Kita ingin anak-anak sejak dini sudah memiliki rasa cinta kepada Negara Indonesia karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Vinanda mengapresiasi antusiasme siswa yang dinilai telah memiliki pemahaman dasar mengenai nilai-nilai kebangsaan. Bahkan, para siswa diketahui hafal Pancasila, Undang-Undang Dasar, hingga lagu-lagu nasional.

“Harapan saya, selain hafal dan paham, nilai-nilai tersebut juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Menurutnya, penanaman nilai Pancasila perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Guru juga diharapkan terus membiasakan hal-hal positif kepada siswa, mulai dari berdoa sebelum belajar hingga penggunaan gadget secara bijak.

Dalam kesempatan itu, Vinanda juga menyoroti pentingnya pembelajaran di luar kelas untuk mengenalkan potensi daerah kepada anak-anak. Ia mencontohkan masih ada siswa yang belum memahami tentang tenun ikat sebagai salah satu produk khas Kota Kediri.

Baca juga: Kemenperin Dorong Tenun Ikat Kota Kediri Naik Kelas Lewat Diversifikasi Produk

Karena itu, Pemerintah Kota Kediri berencana mendukung kegiatan pembelajaran luar kelas maupun ekstrakurikuler agar siswa lebih mengenal identitas daerahnya sendiri.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono menyambut positif kegiatan tersebut. Ia berharap program serupa juga dapat menjangkau sekolah-sekolah pinggiran agar semakin banyak siswa mendapatkan motivasi dan perhatian.

“Kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan semangat anak-anak maupun guru. Pembelajaran juga tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas, tetapi bisa melalui pengenalan lingkungan dan potensi daerah,” jelasnya.

Baca juga: Peladu Sungai Brantas Datang, BPBD Kota Kediri Patroli dan Imbau Warga Waspada

Ia menambahkan, pengenalan produk khas seperti tenun ikat penting dilakukan agar anak-anak memahami dan bangga terhadap identitas Kota Kediri.nia

 

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meski Dipanggil, Lamine Yamal Terancam Absen Bela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Kasus Korupsi Sertifikasi K3, Noel Heran Tuntutan Hanya Beda Setahun dengan Terdakwa Lain
• 1 jam lalueranasional.com
thumb
Jelang Puncak Haji 2026, Petugas Haji Disuntik Vitamin untuk Jaga Kesehatan
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Dua Anggrek Langka Ditemukan di Gunung Semeru, Jadi Catatan Baru Indonesia
• 55 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
9 WNI Ditangkap Israel Dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud, Berikut Kronologinya
• 11 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.