jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan tengah berencana membentuk badan khusus untuk mengelola ekspor Indonesia.
Berdasarkan informasi beredar, skema baru ini akan mengubah pola perdagangan luar negeri.
BACA JUGA: Bea Cukai Sebut Implementasi AAMRA Memperkuat Posisi Ekspor Indonesia
Eksportir dikabarkan tidak lagi menjual produk secara langsung ke pembeli mancanegara, melainkan melalui badan tersebut sebagai perantara.
Menyusul rumor ini, Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui terkait informasi tersebut.
BACA JUGA: PM Kanada & Prabowo Bertemu, Proyeksi Ekspor Indonesia Mencapai Rp 197 Triliun
Namun, Purbaya menyebut penjelasan mengenai kabar ini akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Wah, saya enggak tahu, nanti Presiden Prabowo yang ngumumin itu," kata Purbaya di kantornya, Selasa (19/5).
BACA JUGA: Genjot Ekspor Indonesia, Menko Airlangga Temui Menteri hingga Ketua Parlemen Rusia
Kabarnya, badan ini akan bertindak sebagai pembeli tunggal untuk komoditas tertentu sebelum didistribusikan ke pasar internasional.
Prabowo disebut akan mengumumkan informasi resmi dalam agenda Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEMPPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di DPR. (mcr31/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




