Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten menargetkan pelaksanaan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Jatiwaringin masuk dalam tahap II proses pelelangan dengan investor yang direncanakan pada Juni 2026.
"Rencananya tetap kami ingin masuk di batch kedua. Batch kedua ini untuk ikut lelang di Juni ini, kami ikut dengan daerah-daerah yang lokasi PSEL siap," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat, melansir Antara, Selasa (19/5/2026).
Advertisement
Dia mengatakan, progres kesiapan pembangunan PSEL di Kabupaten Tangerang telah memasuki tahap akhir proses lelang pengembang setelah direncanakan sebagai proyek algomerasi antara Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.
Namun, lanjut Ujat, rencana tersebut batal dilakukan karena masing-masing pemerintah daerah minat untuk membangun secara mandiri.
"Kita itu rencananya aglomerasi. Tetapi dalam perkembangannya terjadi dinamika sehingga Kota Tangerang/Tangerang Selatan akhirnya mandiri. Maka kita ubah lagi usulannya adalah secara mandiri," tutur dia.
Ia mengatakan secara umum untuk kesiapan PSEL yang ditempatkan di TPA Jatiwaringin telah siap dilakukan pembangunan.
Pasalnya, kata Ujat, rancangan mega proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional pengembangan energi baru dan terbarukan, sekaligus menjadi solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah di daerah.
"Minggu kemarin sudah kita sampaikan surat bupati ke Kementerian LH, Danantara, dan Kemenko Pangan. Dan kemarin kalau tidak salah sudah ada tim yang ke TPA Jatiwaringin dari pusat untuk melihat progres persiapannya," papar dia.




