5 WNI Ditangkap Israel, Pengamat Pertanyakan Fungsi Board of Peace

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Yon Machmudi mempertanyakan fungsi Board of Peace (BoP) dalam peristiwa penangkapan lima warga negara Indonesia (WNI) oleh salah satu anggota BoP, Israel.

"Kalau misi damai (dari Global Sumud Flotilla) kemudian dilawan atau direspons dengan penangkapan dan kekerasan, saya kira ini harus jadi pertimbangan (pembahasan) dalam Board of Peace," ucap Yon dalam pesan singkat, Selasa (19/5/2026).

Padahal, kata Yon, BoP yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut dibuat untuk merepresentasikan sisi perdamaian.

Baca juga: Daftar Nama 1 Aktivis dan 4 Jurnalis Indonesia yang Diculik Israel

Sedangkan para relawan Global Sumud Flotilla dengan jelas membawa misi kemanusian di Gasa.

"Tetapi kalau yang terjadi kita lihat kebijakan dan juga aksi yang dilakukan oleh Israel justru sangat bertentangan dengan nilai perdamaian," ucapnya.

Yon mengatakan, Indonesia harus segera melayangkan protes kepada BoP sebagai salah satu anggota organisasi tersebut.

Dan apabila protes Indonesia tidak digubris, Yon mengatakan, harus ada ketegasan melihat BoP tidak efektif dan memilih opsi keluar dari lembaga tersebut.

Baca juga: 5 WNI Ditangkap Israel, Muncul Desakan Indonesia Keluar dari BoP

Desakan Keluar dari BoP

Munculnya desakan keluar dari BoP juga disampaikan salah satu eks relawan Global Sumud Flotilla, aktris dan juga pejuang kemanusiaan Wanda Hamidah.

Wanda mengajak masyarakat mendesak pemerintah keluar dari BoP karena salah satu anggota BoP, Israel, melakukan penangkapan relawan kemanusiaan.

"Terutama untuk menekan negara kita menekan Presiden kita untuk segera keluar dari Board of Genocide (BOP) yang diadakan oleh Trump," kata Wanda dalam konferensi pers, Senin (18/5/2026) malam.

Baca juga: Menhan Cerita Trump Masukkan RI ke BoP, tetapi Kini “Left Behind” imbas Perang AS-Iran

Sebagai informasi, Israel adalah salah satu anggota dari BOP yang dibuat oleh Donald Trump. Israel bergabung menjadi salah satu anggota sejak 11 Februari 2026.

Dilansir dari instagram Global Peace Convoy Indonesia, dari Command Center Istanbul, influencer Chiki Fawzi mengabarkan ada lima WNI yang menjadi korban intersep Israel pada Senin (18/5/2026).

Pertama adalah Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat yang menaiki kapal Josef.

Kemudian tiga orang yang menggunakan kapal Ozgurluk, yakni Thoudy Badai, Rahendro Herubowo, dan Andre Prasetyo Nugroho.

Baca juga: Purbaya: Prabowo Tak Pernah Minta Siapkan Anggaran Iuran BoP

Terakhir adalah jurnalis Republika, Bambang Noroyono atau Abeng yang menaiki kapal BoraLize.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang dalam pernyataannya mengungkapkan setidaknya ada 10 kapal Global Sumud Flotilla yang ditangkap oleh tentara Israel.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu RI telah mendesak Israel agar melepaskan para WNI yang mereka tangkap.

“Kementerian Luar Negeri mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan,” bunyi pernyataan Yvonne.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Syarat Mutlak, Ini Alasan Polda Metro Tak Ragu Tembak di Tempat Pelaku Begal
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Penyuap Mantan Bupati Bekasi Ade Kunang Divonis 3 Tahun 3 Bulan Penjara
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Penutupan 40 Perlintasan Liar Kereta Daop 1 Jakarta Ditargetkan Rampung Agustus 2026
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Mentan Amran Sulaiman Bongkar Mafia Proyek dan Permainan Benih Kementan Rp3,3 Miliar
• 9 jam lalumatamata.com
thumb
Supratman Tegaskan Kebijakan Afirmasi untuk Generasi Muda Papua di Pendidikan Kedinasan Kementerian Hukum
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.