KPK Geledah Dinkes Ponorogo, Pengembangan Dugaan Korupsi Sugiri Sancoko

beritajatim.com
3 jam lalu
Cover Berita

Ponorogo (beritajatim.com) – Setelah Senin (18/5/2026) kemarin ke Pacitan, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak di Kabupaten Ponorogo. Kali ini, giliran Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo yang berada di Gedung Terpadu Jalan Basuki Rahmad menjadi lokasi penggeledahan.

Penggeledahan kali ini, terkait pengembangan perkara dugaan korupsi hasil operasi tangkap tangan (OTT) pada November 2025 lalu.

Sejak siang, suasana di lingkungan kantor tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah personel kepolisian dari Polres Ponorogo terlihat melakukan pengamanan di sekitar area gedung selama proses pemeriksaan berlangsung. Aktivitas pegawai pun tampak lebih terbatas karena sebagian akses menuju ruangan tertentu dijaga petugas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tim penyidik KPK tiba sekitar pukul 11.15 WIB. Mereka langsung menuju lantai 2 gedung untuk melakukan pemeriksaan di beberapa ruangan. Ya ruangan itu dinilai berkaitan dengan kebutuhan penyidikan perkara.

Salah satu ruangan yang menjadi fokus pemeriksaan adalah ruang Kepala Dinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti. Penyidik terlihat memeriksa sejumlah dokumen serta barang-barang yang berada di dalam ruangan tersebut. Hal itu guna mendalami dugaan keterkaitan dengan perkara yang sedang dikembangkan.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan di dalam kantor, petugas juga mengecek kendaraan dinas milik kepala dinas dengan pelat nomor AE 41 SP. Pemeriksaan dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan dokumen dan barang yang dianggap relevan oleh tim penyidik.

Selama penggeledahan berlangsung, aparat kepolisian terus berjaga di sekitar gedung untuk memastikan situasi tetap kondusif. Hingga berita ini ditulis pada pukul 18.51 WIB, tim penyidik KPK masih berada di dalam kantor dan belum meninggalkan lokasi.

.ufd96f70baffb3dabe78008f4a4affb87 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .ufd96f70baffb3dabe78008f4a4affb87:active, .ufd96f70baffb3dabe78008f4a4affb87:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .ufd96f70baffb3dabe78008f4a4affb87 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .ufd96f70baffb3dabe78008f4a4affb87 .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .ufd96f70baffb3dabe78008f4a4affb87 .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .ufd96f70baffb3dabe78008f4a4affb87:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  KPK: Penggeledahan di Pacitan Pengembangan Perkara Ponorogo

Sebelumnya, perkara dugaan korupsi di Ponorogo mencuat setelah KPK melakukan OTT pada November 2025 lalu. Kasus tersebut menyeret Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan hingga kini masih terus dikembangkan melalui serangkaian pemeriksaan maupun penggeledahan di sejumlah lokasi berbeda di Ponorogo dan Pacitan. (end/but)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas Haji Polri Gagalkan Keberangkatan Puluhan Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soetta
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wukuf di Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Keutamaannya
• 7 jam laludetik.com
thumb
Siswi SMK di Sumut Hilang 2 Hari, Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Mengenal Kapal Tanker Raksasa MT Halmahera, Armada Andal Penjaga Distribusi BBM Nasional
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Respons Menohok Azizah Salsha Saat Dibanding-bandingkan dengan Pacar Baru Pratama Arhan
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.